Kelompok Tani Jadi Narasumber BIRAMA 2025, Bank Indonesia Soroti Kunci Ketahanan Petani

- Aldy Pascoal

Senin, 8 Desember 2025 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Bank Indonesia menghadirkan kelompok tani sebagai salah satu narasumber dalam gelaran BI Bersama Media (BIRAMA) 2025. Keterlibatan kelompok tani menjadi sorotan karena dinilai mampu menunjukkan daya tahan petani menghadapi berbagai kondisi ekonomi maupun perubahan iklim.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa kelompok tani terbukti mampu bertahan dan saling membina ketika mendapatkan pendampingan yang tepat. Menurutnya, penguatan kapasitas menjadi faktor penting untuk menumbuhkan sense of belonging dan produktivitas petani.

“Kelompok tani dapat berkembang apabila dibekali metode serta sistem kerja yang baik. Pendampingan menjadi elemen penting agar ekosistem pertanian tetap berkelanjutan,” ujar Ramdan.

Sementara itu, Founder Bernard Tani, Pipit Chandra, menyoroti perlunya kebijakan subsidi yang lebih luas, tidak hanya menyasar pupuk. Ia menilai dukungan perlu diperluas hingga penyediaan fasilitas cold storage, serta sistem informasi manajemen produksi dan pemasaran berbasis real-time agar rantai pasok pertanian lebih efisien.

Pipit juga menekankan pentingnya ketahanan pangan keluarga petani. Menurutnya, remaja hingga ibu rumah tangga dapat diberdayakan untuk mulai bercocok tanam di pekarangan rumah untuk mendukung ketersediaan pangan keluarga.

Menanggapi aspirasi dari pelaku usaha sektor pertanian, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Firman Mochtar, menyampaikan sejumlah langkah yang terus diperkuat BI melalui sinergi kebijakan untuk transformasi ekonomi nasional.

Baca Juga :  Polri Terjunkan Den K9 SAR Percepat Penanganan Longsor Cisarua

Ia menyebutkan tiga fokus utama, yaitu stabilitas sistem keuangan, dukungan pembiayaan, dan digitalisasi, termasuk pengembangan sistem informasi pertanian sebagaimana diusulkan kelompok tani.

Selain diskusi panel, rangkaian BIRAMA 2025 juga menampilkan sesi live podcast bertema “Generasi Muda Berkarya, Sinergi Ekonomi Melaju Berdaya”. Sesi ini dikemas dengan konsep ringan dan dibawakan oleh podcaster BKR Brothers untuk menyasar segmentasi generasi Z.

Melalui sesi tersebut, Bank Indonesia berharap generasi muda semakin bijak mengelola keuangan sehingga mampu memperkuat daya tahan ekonomi keluarga maupun usaha.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi
BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group
BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja
Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua
Kapolda Sulut Bersama Wali Kota Manado Tanam Mangrove di Bunaken
PT DAW Edukasi Konsumen, Kenali Perbedaan Brake Pad dan Brake Shoe Honda
Resky Yusuf Hermawan Raih Double Podium di Thailand Talent Cup 2026
TPID Sulut Datangkan 2,07 Ton Cabai Rawit dari Lombok, Harga Turun Jadi Rp50 Ribu per Kg
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WITA

BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:29 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:33 WITA

Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PT DAW Edukasi Konsumen, Kenali Perbedaan Brake Pad dan Brake Shoe Honda

Berita Terbaru