Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Amankan Dukungan Penerbitan Panda Bond di China

- Aldy Pascoal

Senin, 22 Juni 2026 - 01:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan pertemuan bilateral dengan otoritas keuangan China di Beijing, 18/06/26.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan pertemuan bilateral dengan otoritas keuangan China di Beijing, 18/06/26.

Jaguarinfo.id, Beijing – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan dukungan kuat dari People’s Bank of China (PBOC) terkait rencana penerbitan Panda Bond.

Upaya penerbitan Panda Bond ini bertujuan untuk memperluas sumber pembiayaan pembangunan nasional sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. Pertemuan strategis tersebut berlangsung selama kunjungan kerja di Beijing, China, 18/06/26.

​Komitmen China dalam Penerbitan Panda Bond Indonesia

​Selama dua hari di Beijing, Menkeu melakukan serangkaian pertemuan dengan Kementerian Keuangan China, PBOC, AIIB, serta para investor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya, Pemerintah China dan PBOC memberikan komitmen penuh untuk menyukseskan penerbitan perdana surat utang tersebut di pasar domestik mereka.

Baca Juga :  Rupiah Bakal Menguat, Ekonomi Nasional Tetap Solid di 2026

​Pihak PBOC bahkan menjanjikan percepatan perizinan.

“Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat,” tegas Menkeu di Beijing, 18/06/26.

​Strategi Diversifikasi dan Fundamental Ekonomi

​Strategi ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam melakukan diversifikasi sumber pendanaan agar tidak bergantung pada satu mata uang saja.

Langkah tersebut juga selaras dengan kerja sama transaksi mata uang lokal yang telah terjalin antara Indonesia dan China.

​Selain itu, Menkeu menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap sehat meski terdapat dinamika global. Pemerintah saat ini terus memperbaiki berbagai hambatan investasi guna menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif.

Baca Juga :  Recky Langie: Sangat Layak Pemerintah Anugerahi Gelar Pahlawan Nasional Prof Sumitro

​”Fundamental ekonomi Indonesia tidak ada masalah. Beberapa isu yang menjadi perhatian investor sudah direspons dan sedang diperbaiki oleh pemerintah sesuai arahan Presiden untuk menciptakan iklim investasi yang semakin baik,” jelasnya.

​Terakhir, Menkeu menekankan bahwa Indonesia tetap memegang teguh prinsip non-blok.

Pemerintah terus membuka peluang kerja sama investasi secara luas dengan berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Singapura, hingga kawasan Eropa, tanpa terikat pada kepentingan geopolitik tertentu.

Aldy Pascoal ( UKW 27192 )

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi
Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi
Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WITA

BREAKING NEWS ! Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Polres Sitaro Amankan 43 Paket Sabu Seberat 9,12 Gram dari Dua Lokasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Ahmad Sabir Diperiksa Polda Sulut Terkait Dugaan Asusila dan Aborsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Berita Terbaru