Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tanam 1.000 Mangrove di Kendari untuk Wujudkan Ekosistem Pesisir yang Lebih Tangguh

- Aldy Pascoal

Senin, 8 Desember 2025 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Kendari — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, perusahaan menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Kelurahan Mata, Kota Kendari, sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/CSR Mata Siaga.

Mengusung tema “A Small Plant Today, A Strong Ecosystem Tomorrow”, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya perusahaan dalam memperkuat ketahanan pesisir dan mendukung pelestarian ekosistem jangka panjang.

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak dan mendapat dukungan penuh dari para pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kendari, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala SMP Negeri 16 Kendari, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Lurah Mata. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan semangat bersama dalam menjaga kawasan pesisir sebagai aset lingkungan yang penting bagi masyarakat.

Manager Integrated Terminal Kendari, Supriyono Agung Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung target keberlanjutan perusahaan sekaligus kontribusi nyata pada lingkungan. “Penanaman 1.000 bibit mangrove ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi langkah penting dalam mitigasi perubahan iklim, perlindungan kawasan pesisir dari abrasi, serta menjaga habitat alami biota laut,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara turut memberikan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga IT Kendari atas konsistensi dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Program penanaman mangrove ini merupakan langkah strategis untuk menjaga ekosistem pesisir. Dengan kolaborasi seperti ini, kita membangun ketahanan lingkungan yang lebih kuat untuk masa depan,” ungkap perwakilan DLH.

Penanaman melibatkan perwira Pertamina Patra Niaga IT Kendari, masyarakat Kelurahan Mata, peserta didik dari SMPN 16 Kendari, serta perangkat pemerintah setempat. Selain menanam bibit mangrove, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat mangrove, teknik penanaman yang tepat, hingga pentingnya pemeliharaan untuk memastikan tingkat hidup yang optimal.

Baca Juga :  Jasa Raharja Gandeng Komunitas Ojol Bangun Budaya Safety

Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa Program Mata Siaga turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:

• SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim: melalui peran mangrove dalam menyerap karbon dan meningkatkan ketahanan pesisir,

• SDG 14 – Ekosistem Lautan: melalui rehabilitasi habitat pesisir dan perlindungan keanekaragaman hayati.

Pertamina Patra Niaga Sulawesi berharap penanaman 1.000 mangrove ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Ke depan, melalui Program Mata Siaga, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat Kelurahan Mata dan Kota Kendari secara menyeluruh.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Berita Terbaru