Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswi Unima yang Berujung Maut

- Aldy Pascoal

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sulut, Kombes Pol Nonie Sengkey, memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus dugaan kekerasan seksual mahasiswi Unima berinisial AEM di Mapolda Sulawesi Utara, Manado, Selasa (10/3/2026). Foto : Humas Polda Sulut

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sulut, Kombes Pol Nonie Sengkey, memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus dugaan kekerasan seksual mahasiswi Unima berinisial AEM di Mapolda Sulawesi Utara, Manado, Selasa (10/3/2026). Foto : Humas Polda Sulut

Jaguarinfo.id, Manado – Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengambil langkah tegas dalam menangani kasus dugaan kekerasan seksual mahasiswi Unima berinisial AEM (21). Penyidik kini resmi menaikkan status perkara tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Keputusan ini menyusul adanya temuan bukti kuat terkait pelecehan seksual mahasiswi tersebut sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

​Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sulut, Kombes Pol Nonie Sengkey, memberikan penjelasan dalam konferensi pers pada Selasa (10/3/2026). Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan sejak 5 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejauh ini, tim penyidik sudah memeriksa saksi kunci mulai dari orang tua, rekan korban, hingga pihak keamanan kampus untuk memperjelas titik terang perkara.

Baca Juga :  BI Sulut Dukung Pelaksanaan Wisata Kuliner Ramadhan di Megamas Manado
​Bukti Forensik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswi Unima

​Penyidik saat ini memegang sejumlah dokumen penting dan hasil pemeriksaan medis. Kombes Pol Nonie menegaskan pihaknya telah mengantongi hasil uji laboratorium forensik dari ponsel korban.

Selain itu, polisi juga sudah menerima hasil visum luar dari RSUD Anugrah Tomohon serta hasil autopsi dari RS Bhayangkara Manado.

​”Kami memastikan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS),” ujar Kombes Pol Nonie.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi liar yang bisa melukai perasaan keluarga korban.

​Peristiwa kelam ini bermula pada Selasa, 12 Desember 2025, di area parkir Fakultas PGSD dan Pasca Sarjana Unima.

Baca Juga :  Korlantas Polri Resmi Mulai One Way Nasional Lebaran 2026 di Tol Cikampek

Terlapor berinisial DM diduga mengajak korban bertemu di dalam mobil dengan modus membahas rekapitulasi nilai. Berdasarkan keterangan saksi, pertemuan selama 40 menit tersebut menjadi momen terjadinya dugaan pelecehan fisik terhadap korban.

​Selanjutnya, korban sempat melaporkan kejadian ini ke Satgas PPKS kampus sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia pada 30 Desember 2025.

Polisi menemukan surat pernyataan yang ditulis tangan oleh AEM mengenai beban psikologis akibat pelecehan tersebut. Hingga kini, ponsel, buku harian, serta dokumen pengaduan menjadi barang bukti utama dalam mengungkap tuntas kasus kematian mahasiswi AEM ini.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda
Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa
Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako
Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik
BREAKING NEWS ! Polda Sulut Tangkap Empat Pelaku Love Scamming, Satu Korban Rugi Rp850 Juta
GM Bandara Sam Ratulangi Manado Imbau Warga Waspadai Kebakaran Rumput Kering
Kepala Otban Wilayah 8 Manado Ambar Suryoko Ungkap Alasan Bandara Sam Ratulangi Ditutup Akibat Kebakaran
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Operasional SPPG Polda Sulut di SPN Dihentikan Sementara, Ini Penjelasan Irwasda

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:20 WITA

Zulkifli Hasan Buka World Coconut Day 2026 di Manado, Dorong Hilirisasi Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:45 WITA

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:10 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:59 WITA

Honda Ramaikan Festival Pesona Selat Lembeh 2026 dengan Promo Menarik

Berita Terbaru

Munas KOPEK di Kota Manado, Sulawesi Utara, membahas hilirisasi dan pengembangan komoditas kelapa.

BISNIS

Munas KOPEK di Manado Bahas Hilirisasi Komoditas Kelapa

Kamis, 8 Okt 2026 - 01:45 WITA