Jaguarinfo.id, Manado – PT Angkasa Pura Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan Bandara Sam Ratulangi.
Pengelola menggandeng PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) guna menggelar edukasi Customer Experience, Hospitality, dan Basic English. Kegiatan ini menyasar seluruh personel operasional di area publik. 10/09/26.
Selanjutnya, pelatihan ini melibatkan petugas lapangan seperti Terminal Services Officer, Customer Services Officer, petugas kebersihan, petugas trolley, hingga juru parkir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tujuannya adalah memperkuat kemampuan personel dalam melayani penumpang secara profesional, ramah, dan responsif.
Fokus Peningkatan Pelayanan Bandara Sam Ratulangi
General Manager InJourney Airports Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko (Oki), menilai sumber daya manusia sangat menentukan mutu fasilitas bandara.
“Pelayanan merupakan wajah dari sebuah bandara. Setiap personel yang berinteraksi dengan pengguna jasa memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang positif. Karena itu, pemahaman mengenai standar pelayanan dan hospitality harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh personel, bukan hanya bagi mereka yang berada di posisi frontliner,” ujar Oki.
Oleh karena itu, Oki menekankan bahwa setiap titik interaksi harus meninggalkan kesan positif bagi para penumpang.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap titik interaksi dengan pengguna jasa memberikan kesan yang baik. Mulai dari cara menyambut, berkomunikasi, membantu, menjaga penampilan, hingga memastikan area kerja tetap bersih dan rapi. Hal-hal sederhana tersebut apabila dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap kualitas pelayanan secara keseluruhan,” tambahnya.
Ke depannya, manajemen siap mengajak mitra kerja eksternal untuk bersinergi menyamakan standar tersebut.
“Ke depan, kami ingin membangun standar pelayanan yang semakin terintegrasi. Tidak hanya internal, tetapi juga bersama para stakeholder dan mitra kerja, termasuk frontliner maskapai penerbangan. Karena pengalaman pengguna jasa dimulai sejak mereka memasuki lingkungan bandara hingga proses keberangkatan dan kedatangan. Semua pihak memiliki peran yang sama dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas,” jelas Oki.
Langkah strategis ini mengukuhkan komitmen manajemen untuk menjadikan bandara tersebut sebagai gerbang andalan Sulawesi Utara yang selalu menghadirkan layanan prima bagi penggunanya.

















