Jaguarinfo.id, Manado – Ketua UMKM Naik Kelas Sulut, Servie Kilis, sangat mengapresiasi kegiatan Urban Digifest 2026 garapan KPw Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara.
Acara yang sudah mulai sejak 12/08/26 ini terbukti sangat mendukung para pelaku usaha dalam menemukan serta memperluas pasar.
Servie menyampaikan apresiasi tersebut saat media mewawancarainya pada Kamis, 13/08/26, di lokasi pameran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Target Ekspor Internasional UMKM Naik Kelas Sulut
Pameran ini menjadi momentum yang sangat tepat untuk mempromosikan potensi lokal unggulan, seperti Kopi Koya.
Servie menjelaskan bahwa mencari pasar di daerah pada tahun-tahun sebelumnya terasa sangat sulit.
”Sekarang dengan adanya pameran, khususnya dari Bank Indonesia, banyak terbantukan. Ini momen untuk mempertemukan potensi itu dengan buyer,” ujar Servie.
Selanjutnya, ia mengungkapkan bahwa beberapa produk UMKM Sulawesi Utara telah berhasil menembus pasar internasional berkat seleksi kualitas yang ketat.
Produk olahan seperti pisang goroho, singkong, dan cakalang kini sukses masuk ke Jepang, Brunei, serta Malaysia. Bahkan, saat ini sudah ada tiga pelaku usaha lokal yang rutin mengekspor produk mereka ke Malaysia.
Untuk memperluas jangkauan sekaligus menjamin keamanan transaksi ekspor, asosiasi juga menjalin kerja sama dengan pihak kedutaan guna memverifikasi pembeli luar negeri dan mencegah penipuan.
”Kita target tahun ini, dia kita sudah kerjasama dengan Kadin pusat, mesti ada 10 UMKM yang siap go internasional,” tegasnya.
Ke depannya, sinergi berkelanjutan antara pelaku usaha, BI, dan pemerintah akan terus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara.

















