Warga Lingkar Tambang di Bolmong Keluhkan Dampak Penutupan Tambang Emas Oboi Jelang Natal

- Aldy Pascoal

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Penutupan aktivitas tambang emas di Perkebunan Oboi, Desa Pusian, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, mulai memunculkan keresahan di tengah masyarakat lingkar tambang. Warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Ibu Fanny Manaroinsong, salah satu warga Desa Pusian, mengatakan penutupan tambang membuat pendapatan masyarakat menurun drastis. Menurut dia, keberadaan tambang selama ini menjadi penopang utama ekonomi keluarga di wilayah tersebut.

“Begitu tambang ditutup, dampaknya langsung kami rasakan, apalagi ini sudah mau Natal. Untuk itu kami memohon kepada Bapak Kapolda Sulut agar membantu kami masyarakat kecil untuk membuka kembali tambang di Oboi sesegera mungkin,” ujar Fanny, Jumat (12/12/2025).

Nada serupa disampaikan Kiky Tinangon, pemuda setempat yang juga terdampak. Ia mengaku kehilangan mata pencaharian setelah aktivitas tambang dihentikan aparat penegak hukum (APH).

“Kami masyarakat lingkar tambang merasa kehilangan sumber nafkah. Bahkan sering timbul pertengkaran dalam rumah tangga karena tidak tahu lagi harus mencari penghasilan di mana,” kata Kiky.

“Apalagi Natal sudah dekat. Kami memohon kepada Bapak Kapolres Bolmong dan Bapak Kapolda Sulut untuk segera membuka kembali aktivitas tambang,” lanjutnya.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Pusian menambahkan, dampak sosial penutupan tambang tak hanya dirasakan para penambang. Pelaku usaha kecil di sekitar lokasi, seperti pedagang warung makan, juga mengalami penurunan omzet yang signifikan.

“Selain penambang, pedagang juga ikut terdampak. Perputaran ekonomi langsung melambat,” ucapnya.

Kehadiran Investor Pernah Disambut Positif

Sebelumnya, masyarakat Desa Pusian sempat menyambut baik kehadiran investor tambang emas di Perkebunan Oboi. Mereka menilai masuknya perusahaan akan membawa dampak positif bagi perekonomian dan pembangunan desa.

Baca Juga :  BNPB Pastikan Personel TNI di Sumatra Terima Uang Makan dan Uang Lelah Rp 165.000 per Hari

Rivai Mokoginta, tokoh masyarakat setempat, menyebut keberadaan investor seperti PT Xinfeng Gemah Semesta sebagai peluang besar.

“Kehadiran investor akan menimbulkan efek berantai bagi perekonomian masyarakat, mulai dari terbukanya lapangan kerja hingga perputaran ekonomi yang lebih cepat,” ujarnya pada 30 Juli 2025.

Warga juga berharap perusahaan dapat berkontribusi pada pembangunan infrastruktur desa.

“Kami berharap minimal jembatan menuju Perkebunan Oboi bisa dibangun. Perbaikan rumah ibadah dan fasilitas desa juga sangat kami nantikan,” tambah Rivai.

Warga meyakini bahwa dengan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan investor, aktivitas tambang di Oboi dapat menjadi berkah bagi kemajuan Desa Pusian Bersatu dan wilayah sekitarnya.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi
Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110
BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group
BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja
Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua
Kapolda Sulut Bersama Wali Kota Manado Tanam Mangrove di Bunaken
PT DAW Edukasi Konsumen, Kenali Perbedaan Brake Pad dan Brake Shoe Honda
TPID Sulut Datangkan 2,07 Ton Cabai Rawit dari Lombok, Harga Turun Jadi Rp50 Ribu per Kg
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

BREAKING NEWS ! Steven Liow dan Christian Iroth Resmi Ditahan Polda Sulut Terkait Dugaan Korupsi Dana Publikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:14 WITA

Kapolda Sulut Kunjungi Pasar Bersehati, Serap Aspirasi Pedagang dan Tegaskan Layanan Polisi 110

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WITA

BI Sulut Boyong Jurnalis Ikuti Workshop Kode Etik Jurnalistik di Tempo Media Group

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:29 WITA

BPJS Ketenagakerjaan Manado Gandeng RSIA Kirana Perkuat Layanan Kecelakaan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:33 WITA

Kapolda Sulut dan Wali Kota Manado Salurkan 68.000 Liter Air Bersih ke Siladen dan Manado Tua

Berita Terbaru