KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Tetap Terjaga

- Aldy Pascoal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menegaskan bahwa stabilitas sistem keuangan Indonesia selama triwulan IV tahun 2025 berada dalam posisi aman. Kondisi ini terwujud berkat penguatan ketahanan ekonomi nasional melalui koordinasi solid antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor keuangan. Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai dinamika pasar global yang mulai bergejolak pada awal tahun baru ini.

​Kondisi Fiskal dan Moneter Akhir 2025

​Menteri Keuangan bersama anggota KSSK lainnya telah merampungkan asesmen menyeluruh terhadap kesehatan ekonomi domestik. Hasilnya, sinergi kebijakan antarotoritas berhasil menjaga performa pasar modal dan perbankan tetap stabil hingga penghujung tahun. Pengamat ekonomi menilai keberhasilan ini menjadi fondasi penting untuk menghadapi tantangan tahun 2026.

Baca Juga :  Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Ramdan Denny Prakoso, memberikan pernyataan resmi terkait capaian positif tersebut. Beliau menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan pasar. “KSSK akan terus mencermati dan melakukan asesmen forward looking terhadap kondisi perekonomian dan sektor keuangan di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut,” ujar Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (27/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mitigasi Risiko Ketegangan Geopolitik Global

​Memasuki Januari 2026, volatilitas pasar keuangan global memang menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Faktor utamanya berasal dari memanasnya ketegangan perdagangan internasional serta situasi geopolitik di berbagai kawasan. Oleh karena itu, KSSK kini fokus melakukan upaya mitigasi secara terkoordinasi guna meminimalkan dampak negatif ke dalam negeri.

Baca Juga :  Pergerakan Pesawat dan Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado Tumbuh Signifikan pada 2025

​Pemerintah juga berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap sektor finansial agar tetap tangguh menghadapi tekanan eksternal. Sinergi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS terus diperkuat melalui kebijakan yang adaptif. Langkah proaktif ini bertujuan untuk memastikan bahwa stabilitas sistem keuangan tetap berdiri kokoh meski ketidakpastian global masih menghantui.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan
ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global
9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional
PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir
Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapal Diduga Matikan Sinyal Pelacak
Kapolda Sulut Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:13 WITA

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:09 WITA

ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:58 WITA

9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:38 WITA

PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles

Berita Terbaru