Polda Sulut Dukung Program Presiden Indonesia ASRI Lewat Aksi Bersih Pantai

- Aldy Pascoal

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menunjukkan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Nyiur Melambai. Ratusan personel Polda Sulut dukung Indonesia ASRI melalui kerja bakti massal di sepanjang pesisir pantai Kawasan Megamas, Manado, Jumat (20/2/2026) pagi. Upaya ini merupakan bentuk sinkronisasi kebijakan daerah dengan program lingkungan presiden demi menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.

​Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie memimpin langsung agenda tersebut bersama Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono. Meskipun saat ini memasuki hari kedua bulan suci Ramadan, para personel tetap semangat menyisir sampah plastik dan limbah rumah tangga. Kehadiran aparat kepolisian ini menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Resmi! PLT Rektor Unsrat Jamaludin Jompa Pastikan Layanan Kampus Berjalan Normal

​Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat menindaklanjuti arahan pemerintah pusat. Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah fondasi utama bagi kesejahteraan warga dan kemajuan sektor pariwisata daerah. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengawal keberlanjutan program lingkungan presiden ini secara konsisten di wilayah Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kami sangat konsen dengan perintah Bapak Presiden terkait pelestarian alam ini. Program Indonesia ASRI adalah langkah yang sangat bagus dan harus mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak. Kita wajib menjaga lingkungan agar tetap hijau dan bersih demi generasi mendatang,” ujar Irjen Pol Roycke Harry Langie di sela-sela kegiatan.

Baca Juga :  Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Manado Hadirkan Layanan Gratis bagi Warga

​Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Hasibuan menjelaskan alasan pemilihan Kawasan Megamas sebagai titik fokus utama. Pasalnya, lokasi ini merupakan ikon wisata sekaligus pusat keramaian yang menjadi wajah Kota Manado. Polisi ingin memastikan bahwa setiap sudut ruang publik bebas dari tumpukan sampah plastik yang merusak pemandangan.

​Pihak kepolisian berharap aksi ini memicu kesadaran kolektif dari para pelaku usaha dan pengunjung pantai. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci utama keberhasilan agenda nasional ini. Melalui semangat kelestarian lingkungan Sulawesi Utara, Polda Sulut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih disiplin dalam mengelola limbah rumah tangga sehari-hari.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Berita Terbaru