Jaguarinfo.id, Manado – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara memperkuat sinergi dalam memajukan ekonomi daerah. Kali ini, BI Sulut dukung pelaksanaan Wisata Kuliner Ramadhan 2026 yang berlangsung di kawasan Megamas, Manado.
Agenda tahunan ini menjadi daya tarik utama warga untuk berburu takjil sekaligus mendapatkan edukasi keuangan digital.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pengelola kawasan Megamas Manado dengan berbagai sponsor strategis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tercatat sebanyak 33 tenan kuliner ikut berpartisipasi menyajikan beragam menu khas yang menggugah selera. Berdasarkan pantauan pada Senin (02/03/2026), masyarakat tampak memadati lokasi sejak sore hari untuk menikmati suasana berbuka puasa.
Fahria Fadila, salah satu pengunjung setia, mengaku sangat menikmati fasilitas yang tersedia di lokasi ini.
Ia sering datang bersama rekan-rekannya karena pilihan makanannya sangat beragam dan suasananya sangat ramai. Selain itu, pengunjung bisa mendapatkan ilmu baru melalui sesi edukasi yang digelar oleh pihak sponsor sebelum waktu berbuka tiba.
”Lokasi ini sudah dua kali saya kunjungi untuk berbuka puasa. Karena tersedia begitu banyak aneka makanan dan minuman yang tentunya enak. Terus di lokasi ini ramai dan kami mendapatkan edukasi dari pihak sponsor yang ada,” ujar Fahria.
Promo QRIS dan Edukasi Ekonomi Syariah
Panitia pelaksana mengonsep acara ini tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi juga sarana belajar.
Ketua Panitia Pelaksana, Linda Raihanda Ibrahim, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung mulai 12 Februari hingga 15 Maret 2026. Masyarakat dapat berkunjung setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 20.00 WITA. Menariknya, terdapat program khusus bagi pengguna baru aplikasi QRIS.
Melalui program ini, pengunjung hanya perlu membayar Rp1.447 untuk mendapatkan voucher makan senilai Rp25.000. Seluruh dana yang terkumpul dari pembayaran tersebut nantinya akan disalurkan kepada lembaga wakaf.
Hal ini bertujuan untuk membiasakan masyarakat bertransaksi secara non-tunai sekaligus beramal di bulan suci.
”Dalam kegiatan di Wisata Kuliner Ramadhan ini, Bank Indonesia juga ada program yakni pengguna QRIS baru. Jadi cukup membayar Rp1.447, para pengunjung bisa mendapatkan voucher makan dan minum Rp25.000 dan hasil pengumpulan itu disumbangkan untuk lembaga wakaf,” jelas Linda.

Dukungan terhadap UMKM dan digitalisasi ini selaras dengan misi besar Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sulawesi Utara. Selain fokus pada transaksi, BI juga aktif mengampanyekan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada para pengunjung.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, sebelumnya telah menegaskan komitmen ini. Pada momen Hijrah Sulut Fest 2026, Sabtu (28/02/2026), ia menyebut bahwa edukasi reguler sangat penting untuk mendorong akselerasi transaksi non-tunai di tengah masyarakat.
”Bank Indonesia Sulut secara reguler dan konsisten menyelenggarakan program edukasi QRIS, Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah serta edukasi Ekonomi Syariah. Hal ini dilakukan untuk mendorong akselerasi digitalisasi transaksi non-tunai, memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, serta meningkatkan pemahaman sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Utara,” tutur Joko Supratikto.
Hadirnya Wisata Kuliner Ramadhan ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal secara signifikan. Dengan dukungan teknologi pembayaran digital, masyarakat kini semakin mudah menikmati kuliner sembari berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah yang lebih modern.
















