Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Sianida dan Barang Ilegal, Kodaeral VIII Selamatkan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 11:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Kodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., memberikan keterangan pers terkait keberhasilan Tim QR-8 Kodaeral VIII dalam menggagalkan penyelundupan 1 ton Sianida dan barang ilegal lainnya oleh WNA asal Filipina di Joglo Makodaeral VIII

Komandan Kodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., memberikan keterangan pers terkait keberhasilan Tim QR-8 Kodaeral VIII dalam menggagalkan penyelundupan 1 ton Sianida dan barang ilegal lainnya oleh WNA asal Filipina di Joglo Makodaeral VIII

Jaguarinfo.id, Manado – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII mencatatkan prestasi gemilang dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia.

Tim Quick Response (QR)-8 Kodaeral VIII berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal jaringan internasional, dengan total potensi kerugian negara yang berhasil diamankan mencapai lebih dari Rp1,008 miliar.

​Keberhasilan operasi senyap ini diumumkan langsung oleh Komandan Kodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., dalam konferensi pers yang berlangsung di Joglo Makodaeral VIII, Sabtu (13/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kronologi Operasi Penindakan

​Operasi ini bermula pada Jumat (12/6/2026), saat tim intelijen Kodaeral VIII mendeteksi pergerakan mencurigakan di perairan wilayah Sulawesi Utara.

Berbekal informasi akurat, Tim QR-8 langsung melakukan pengejaran terhadap kapal target.

​Kapal jenis pumpboat bernama ARRIL, yang berciri fisik lambung berwarna putih-biru dan sempat mengibarkan bendera Indonesia, berhasil dicegat oleh petugas di tengah laut.

Baca Juga :  BREAKING NEWS! Aktivis Sulut Charles Brando Talumingan Meninggal Dunia
​Temuan Barang Bukti Berbahaya

​Saat dilakukan penggeledahan menyeluruh, petugas menemukan muatan ilegal yang disembunyikan di atas kapal.

Temuan yang paling mencolok adalah 20 karung bahan kimia beracun jenis Sianida (CN) dengan berat bersih 650 kilogram atau total bruto mencapai 1 ton.

​Selain bahan kimia berbahaya, petugas juga mengamankan:

​Minuman Keras Ilegal: 8 botol berbagai merek (2 botol Tundway, 2 botol Fundador 1 liter, dan 4 botol Mojito 1 liter).

​Perlengkapan Kapal: 3 unit motor tempel merek Yamada (18 PK) yang diduga digunakan pelaku untuk memacu kecepatan guna menghindari pengejaran petugas.

​Dalam operasi ini, pelaku penyelundupan yang berhasil diamankan diketahui merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina.

​Sinergitas Keamanan Perbatasan

​Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menjaga wilayah perairan dari ancaman lintas negara.

Baca Juga :  Recky Langie Resmi Pimpin Panitia Paskah Nasional 2026, Siap Wujudkan Laboratorium Toleransi di Sulut

​”Ini adalah bukti komitmen kami untuk terus memperketat pengawasan di wilayah perbatasan laut demi mencegah masuknya barang-barang berbahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan merugikan negara,” ujar Laksda TNI Dery.

​Dalam konferensi pers tersebut, turut hadir jajaran pejabat utama Kodaeral VIII, di antaranya Wadan Kodaeral VIII, Ir Kodaeral VIII, Asintel, Asops, Kadispen, Kadiskum, serta Danden Intel Kodaeral VIII.

​Operasi ini juga mendapat apresiasi atas sinergitas yang kuat antarinstansi, dengan hadirnya perwakilan dari Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sulawesi Utara dan Kantor Wilayah Bea Cukai Sulut.

Seluruh pihak berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan pengawasan di jalur-jalur rawan penyelundupan di wilayah Sulawesi Utara.

Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS! Polres Tomohon Serahkan Tiga Tersangka Kasus Penambangan Emas Tanpa Izin ke Kejaksaan
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong UMKM Manado Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital
Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulawesi Utara, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
Otban VIII Manado Pastikan Pemulangan 359 Jemaah Haji Kloter 5 Berjalan Lancar
AHRT Dominasi Podium ARRC Motegi 2026 dengan Performa Tangguh CBR Series
Stok Pertalite Aman, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi ke SPBU Lancar
Sukses Pemulangan Jemaah Haji 2026, Kakanwil Kemenag Sulut Puji Sinergi Pemerintah dan Pihak Terkait
Pemprov Sulawesi Utara Sambut Kepulangan Jamaah Haji di Bandara Sam Ratulangi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:56 WITA

BREAKING NEWS! Polres Tomohon Serahkan Tiga Tersangka Kasus Penambangan Emas Tanpa Izin ke Kejaksaan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:36 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong UMKM Manado Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital

Senin, 15 Juni 2026 - 11:57 WITA

Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulawesi Utara, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:39 WITA

Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Sianida dan Barang Ilegal, Kodaeral VIII Selamatkan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:00 WITA

Otban VIII Manado Pastikan Pemulangan 359 Jemaah Haji Kloter 5 Berjalan Lancar

Berita Terbaru