Jaguarinfo.id, Manado – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara menginisiasi aksi lingkungan unik melalui penukaran botol plastik voucher makanan selama momen Ramadan 2026.
Masyarakat yang mengunjungi Wisata Kuliner Ramadan di Manado kini bisa mendapatkan voucher belanja gratis hanya dengan membawa sampah plastik. Program bertajuk Hijaukan Ramadhan Berkah (HIKMAH) ini bertujuan mengedukasi warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sambil menikmati hidangan berbuka puasa.
Pantauan di lokasi pada Senin (02/03/2026) menunjukkan antrean warga yang sangat panjang untuk mendapatkan kupon tersebut. Masyarakat terlihat antusias membawa botol plastik bekas mineral dari rumah demi mendapatkan nilai ekonomis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Linda Raihanda Ibrahim selaku Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa pengunjung tidak perlu merogoh kocek untuk jajan jika berpartisipasi dalam program ini.
”Ada yang menarik dalam Wisata Kuliner Ramadan 2026 ini. Pengunjung yang datang ke tempat ini tidak perlu bawa uang lagi. Cukup bawa lima botol plastik bekas mineral, isi data nama, dan difoto di Google Form. Setelah itu, warga bisa dapat voucher makanan dan minum Rp25.000 yang bisa belanja di tenan-tenan yang ada,” ujar Linda Raihanda Ibrahim.
Program HIKMAH Dukung Ekonomi UMKM dan Lingkungan
Inisiatif ini merupakan langkah nyata BI Sulut dalam mendukung semangat Program Asri yang dicanangkan Presiden RI. Selain mengurangi sampah, program ini juga menjadi penggerak ekonomi bagi para pelaku UMKM yang berjualan di area festival.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menegaskan bahwa sampah yang terkumpul nantinya akan masuk ke proses daur ulang yang produktif.
”Melalui program HIKMAH ini, kami menargetkan 4.000 botol plastik dapat terkumpul. Selanjutnya kami bekerja sama dengan Bank Sampah Induk Likupang untuk mengolahnya menjadi produk home decor yang bernilai jual. Dengan langkah sederhana ini, kita tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menggerakkan UMKM dan menghadirkan keberkahan ekonomi di bulan Ramadhan,” ungkap Joko Supratikto.
Program penukaran botol plastik voucher makanan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara kepedulian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan.
Melalui skema ini, BI Sulut berharap masyarakat semakin terbiasa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri sejak dari rumah. Kegiatan ini sekaligus mempertegas posisi Sulawesi Utara sebagai daerah yang adaptif terhadap isu lingkungan global.
ADP
















