Inflasi Indonesia Juni 2026 Tetap Terkendali di Rentang Target

- Aldy Pascoal

Senin, 6 Juli 2026 - 02:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Sinergi Kebijakan: Gedung Bank Indonesia di Jakarta menjadi pusat koordinasi kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas harga nasional. Melalui penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah, pengendalian inflasi terus dioptimalkan agar tetap berada dalam rentang target yang telah ditetapkan

Pusat Sinergi Kebijakan: Gedung Bank Indonesia di Jakarta menjadi pusat koordinasi kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas harga nasional. Melalui penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah, pengendalian inflasi terus dioptimalkan agar tetap berada dalam rentang target yang telah ditetapkan

Jaguarinfo.id, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data ekonomi terbaru terkait stabilitas harga nasional. Inflasi Indonesia pada 06/2026 masih terjaga dalam kisaran sasaran pemerintah dan Bank Indonesia sebesar 2,5±1 persen.

Capaian ini menunjukkan stabilitas harga tetap kuat meskipun tekanan ekonomi global masih tinggi.

​Inflasi Indonesia Tetap Stabil dalam Target

​Secara bulanan, Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 0,44 persen pada 06/2026. Sementara itu, inflasi tahunan tercatat 3,34 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini menegaskan bahwa inflasi Indonesia masih berada dalam koridor target yang ditetapkan.

Baca Juga :  Pencegahan Virus Nipah, Ini Yang Dilakukan Bandara Sam Ratulangi

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan keberhasilan ini berkat konsistensi kebijakan moneter.

Bank Indonesia bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan daerah untuk menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, mereka mengoptimalkan Program Ketahanan Pangan Nasional demi menjamin stabilitas harga tetap terjaga hingga 2027.

​Rincian Kelompok Komoditas

​Tekanan harga pada kelompok inflasi inti terlihat stabil dengan kenaikan tahunan 2,76 persen. Di sisi lain, kelompok harga pangan bergejolak menunjukkan penurunan inflasi tahunan menjadi 5,58 persen.

Baca Juga :  Strategi Baru dan Kebijakan OJK Dukung Program 3 Juta Rumah Melalui Penguatan Sistem Layanan Informasi Keuangan

Meskipun beberapa komoditas seperti bawang dan beras mengalami kenaikan harga, langkah pengendalian pemerintah terbukti efektif.

​Sebaliknya, kelompok harga yang diatur pemerintah mengalami kenaikan bulanan sebesar 1,41 persen.

Kenaikan ini dipicu oleh penyesuaian harga BBM nonsubsidi serta tarif angkutan udara akibat mahalnya harga energi global.

Bank Indonesia berkomitmen terus memperkuat koordinasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru