Jaguarinfo.id, Manado – Peristiwa perkelahian antar pelajar terjadi pada Jumat, 28/08/26. Insiden ini melibatkan beberapa siswa dari SMP Negeri 12 Bunaken Kepulauan dan SMK N 7 Bunaken Kepulauan.
Merespons kejadian tersebut, Kapolsek Bunaken Kepulauan Ipda Hesky Umboh, S.Sos., M.H., langsung bertindak cepat.
Beliau membawa semua siswa yang terlibat perkelahian ke Polsek Prarural Pulau Bunaken yang masuk dalam Wilayah Hukum Polresta Manado untuk menjalani pemeriksaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mediasi Humanis Ala Kapolsek Bunaken Kepulauan

Alih-alih menggunakan pendekatan hukuman keras, pimpinan polisi ini tampil begitu tenang sebagai penengah.
Oleh karena itu, petugas kepolisian langsung mengundang semua pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Mereka menghadirkan perwakilan orang tua siswa, para guru dari kedua sekolah, hingga saksi mata yang melihat kejadian di lokasi.
Dalam pertemuan tersebut, Ipda Hesky Umboh memberikan pengarahan tegas namun tetap mendidik.
”Kami sengaja memanggil semua pihak untuk mengutamakan penyelesaian masalah secara damai, agar para siswa menyadari kesalahan mereka tanpa harus merusak masa depannya,” ujar Ipda Hesky.
Selain itu, beliau juga menambahkan pentingnya pengawasan berkelanjutan dari lingkungan terdekat.
”Peran aktif orang tua dan guru sangat penting untuk mengawasi anak-anak kita, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” tambahnya.
Setelah menerima pengarahan, para siswa akhirnya menyadari kesalahan mereka dan menyepakati jalan damai.
Mereka kemudian menandatangani berita acara perdamaian sebagai bentuk komitmen tertulis.
Langkah responsif kepolisian ini membuktikan keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban serta masa depan generasi muda di wilayah kepulauan.















