Jaguarinfo.id, Manado – PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) menyelenggarakan Bootcamp Cari Aman Academy 2026 sebagai bagian dari seleksi peserta kompetisi nasional dari Astra Honda Motor (AHM).
Kegiatan ini melibatkan 15 siswa SMK Negeri 2 Manado sebagai sekolah binaan AHM. Natanael Kristian Takasihaeng selaku Wakil Kepala Bidang Humas dan DU/DI turut mendampingi para peserta selama acara berlangsung.
Seleksi Public Speaking Menuju Panggung Nasional Cari Aman Academy 2026
Sementara itu, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk mendapatkan pembekalan sekaligus mengasah kemampuan komunikasi mengenai keselamatan berkendara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, mereka menghadapi tantangan untuk memahami pesan keselamatan dan menyampaikannya secara menarik kepada orang lain. Selanjutnya, rangkaian utama acara ini menghadirkan kompetisi public speaking mengenai materi Cari Aman 5P+.
Setiap peserta mempresentasikan materi tersebut di hadapan tiga juri dari PT Daya Adicipta Wisesa.
Melalui proses seleksi ini, para siswa menunjukkan kebolehan dalam memahami materi, menyusun penyampaian, serta membangun komunikasi efektif dengan audiens. Oleh karena itu, PT DAW memilih dua peserta terbaik untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional AHM.
Kesempatan emas ini memperluas peran mereka dalam menyebarkan pesan keselamatan berkendara secara luas.
Promotion Department Head PT Daya Adicipta Wisesa, Bonny Pandelaki, menyatakan bahwa program ini memberikan ruang bagi pelajar untuk mengambil peran aktif.
“Kami ingin para peserta tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga mampu menyampaikan pesan tersebut dengan cara yang menarik dan mudah diterima oleh lingkungan sekitarnya. Melalui kompetisi public speaking ini, mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sekaligus menjadi bagian dari gerakan keselamatan berkendara. Kami berharap dua peserta terbaik dapat melanjutkan perjuangan mereka di tingkat nasional,” ujar Bonny.
Kegiatan ini memperkuat komitmen generasi muda dalam membangun budaya keselamatan berkendara di sekolah, komunitas, dan masyarakat luas.
















