Jaguarinfo.id, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bersama Bank Indonesia (BI) menggelar pasar murah guna meredam laju inflasi akibat meroketnya harga bahan pokok.
Sebanyak 2,4 ton cabai rawit merah didatangkan langsung dari Surabaya demi menambah suplai di tingkat lokal.
Pasar murah ini serentak dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, di empat titik pasar strategis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masing-masing lokasi meliputi Pasar Bersehati dan Pasar Pinasungkulan di Kota Manado, Pasar Airmadidi di Minahasa Utara, serta Pasar Amurang di Minahasa Selatan.
Dalam kegiatan ini, komoditas rica atau cabai rawit dipatok seharga Rp57.000 per kilogram.
Angka tersebut terpaut jauh lebih murah dibanding harga di pasaran bebas yang sebelumnya sempat melambung di atas Rp100.000 per kilogram.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program ini dengan datang lebih awal mengingat terbatasnya kuota stok yang disediakan selama pasar murah berlangsung.
















