Menkeu Pastikan Ekonomi Indonesia Tumbuh Berkesinambungan, Inflasi Tetap Terkendali

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 23:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga kuat dan berkesinambungan. Hal tersebut disampaikan Menkeu saat konferensi pers APBN KiTA yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (18/12).

Menkeu menjelaskan surplus perdagangan Indonesia tetap berlanjut, meskipun laju ekspor dan impor mulai melambat seiring meredanya efek front loading. Secara kumulatif, surplus Januari hingga November 2025 meningkat signifikan sebesar USD38,7 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD29,2 miliar.

“Neraca perdagangan kumulatif itu naiknya sebesar 32,3 persen. Net impact dari perkembangan global ke kita malah membaik. Jadi global mendukung atau terus menopang recovery di ekonomi kita atau pertumbuhan ekonomi kita yang akan semakin cepat,” ujar Menkeu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

5,7 persen year-on-year (yoy), terutama ditopang komoditas bernilai tambah dan industri manufaktur seperti logam dasar, CPO, kimia dasar, dan semikonduktor. Sementara itu, impor juga tumbuh sehat didorong kebutuhan barang modal berupa peralatan komunikasi dan komputer.

Baca Juga :  Arahan Gubernur Sulut untuk Panitia Paskah Nasional 2026

“Ini mengindikasikan aktivitas investasi dan prospek pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga,” kata Menkeu.

Lebih lanjut, Menkeu mengungkapkan bahwa tingkat inflasi hingga November 2025 sebesar 2,72 persen masih terjaga dalam kisaran yang ditetapkan, yaitu 2,5 persen ± 1 persen. Inflasi inti bergerak stabil, menguat, mencerminkan tingkat permintaan yang masih tumbuh. Adapun inflasi administered price masih bergerak rendah, didukung kebijakan energi nasional yang akomodatif. Pemerintah terus mewaspadai inflasi volatile food, terutama terkait musim hujan dan risiko bencana, melalui penguatan peran Bulog serta sinergi kebijakan pusat dan daerah.

Sementara itu, indikator konsumsi dan mobilitas masyarakat menunjukkan tren positif mencerminkan daya beli yang terjaga dan optimisme masyarakat. Penjualan ritel dan kendaraan bermotor tetap tumbuh, penjualan BBM konsisten ekspansif, serta konsumsi listrik relatif stabil dengan peningkatan pada sektor bisnis.

“Masyarakat sudah agak pulih daya belinya dan sudah belanja lebih tinggi dari yang sebelumnya. Jadi ekonomi kita sekitarnya kelihatannya sudah mulai ekspansi mungkin ke arah yang lebih cepat lagi ke depannya,” ungkap Menkeu.

Baca Juga :  Joseph Kopalit Siap Maju Calon Ketua Umum KONI Manado, Ungkap Filosofi Bangun Olahraga sejak Dini

Di sisi lain, Menkeu menjelaskan aktivitas sektor riil global juga menunjukkan ketahanan, tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur global yang hingga November masih berada di zona ekspansi. Sejumlah negara emerging market, termasuk Indonesia, bahkan mencatatkan kinerja manufaktur yang solid. PMI manufaktur Indonesia pada November 2025 berada pada level 53,3, didukung peningkatan permintaan domestik menjelang momen Nataru, Imlek, serta Ramadan dan Idulfitri pada kuartal I 2026.

“PMI itu naik ke level yang tinggi, tertinggi sepanjang tahun ini mungkin. Artinya produsen juga melihat permintaan naik sehingga mereka meningkatkan rencana produksinya. Itu utamanya,” kata Menkeu.

Kinerja positif berbagai sektor, percepatan belanja negara, serta optimalisasi penerimaan akan terus didorong untuk menjaga ruang fiskal yang sehat dan responsif. APBN akan dikelola sebagai instrumen utama stabilisasi dan akselerasi pertumbuhan, memastikan program-program prioritas berjalan efektif, sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat di tengah dinamika kondisi ekonomi.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR
Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026
PT DAW Gelar AHM Technical Skill Contest 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan Teknisi Honda
Satgas PASTI Tindak 36 Usaha Gadai Ilegal di Sulawesi Utara dan Gorontalo
Dedi Taufik: Sulawesi Utara Punya Modal Kuat Jadi Tujuan Investasi Unggulan
Bank Indonesia dan Pemprov Sulut Gelar Capacity Building untuk Genjot Investasi Daerah
Apresiasi Dukungan Gubernur Yulius Selvanus, KTNA Sulut Siap Sukseskan Penas ke-17 di Gorontalo
Di Bawah Komando Deasy Sjuul Lumbaa, KTNA Sulut Siap Kirim 1.764 Peserta ke PENAS Petani Nelayan di Gorontalo
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:13 WITA

Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:52 WITA

Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:46 WITA

PT DAW Gelar AHM Technical Skill Contest 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan Teknisi Honda

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:36 WITA

Dedi Taufik: Sulawesi Utara Punya Modal Kuat Jadi Tujuan Investasi Unggulan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:07 WITA

Bank Indonesia dan Pemprov Sulut Gelar Capacity Building untuk Genjot Investasi Daerah

Berita Terbaru

​Jufri Mantak didampingi istri saat memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Wineru, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, pada 17/06/26.

DAERAH

Jufri Mantak Menangkan Pilhut Desa Wineru 2026

Jumat, 19 Jun 2026 - 18:52 WITA