Trump Ambil Langkah Drastis: AS Resmi Tarik Diri dari Puluhan Organisasi Internasional

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Pemerintahan Donald Trump kembali mengguncang panggung diplomasi global. Melalui dekrit terbaru yang ditandatangani pada Rabu (8/1) malam waktu setempat, Amerika Serikat secara resmi menyatakan mundur dari 31 badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 35 organisasi internasional non-PBB lainnya.

Gedung Putih menegaskan bahwa langkah besar ini diambil demi melindungi kedaulatan nasional. Menurut pernyataan resmi pemerintah, puluhan lembaga tersebut dianggap tidak lagi sejalan dengan kepentingan strategis Amerika Serikat.

​Dilansir dari CNN Indonesia, pihak Gedung Putih menyoroti adanya dorongan kebijakan dari lembaga-lembaga internasional tersebut yang dianggap terlalu radikal, terutama terkait isu iklim dan tata kelola global.

“Penarikan diri ini akan menghentikan penggunaan pajak warga Amerika untuk mendanai entitas yang lebih memprioritaskan agenda globalis daripada kepentingan domestik AS,” tulis pernyataan tersebut.

Selain masalah ideologi, faktor efisiensi juga menjadi sorotan utama. Trump menilai banyak organisasi internasional beroperasi secara tidak efektif, sehingga alokasi dana publik AS lebih baik dialihkan untuk program-program yang memberikan dampak langsung bagi warga Amerika.

​Langkah ini bukanlah hal baru bagi Trump. Sejak kembali ke Gedung Putih setahun lalu, ia konsisten menjalankan kebijakan luar negeri yang isolasionis namun agresif, di antaranya :

Pemotongan Dana PBB: Mengurangi kontribusi finansial secara signifikan untuk operasional PBB.

Keluar dari Dewan HAM & UNESCO: Menghentikan keterlibatan dalam isu hak asasi manusia global dan kebudayaan di bawah payung PBB.

Baca Juga :  H-5 Jelang Natal, Kapolda Sulut Cek Kesiapan Pos Pengamanan dan Pantau Situasi Kamtibmas

Status UNRWA: Memperpanjang pembekuan dana bagi badan bantuan pengungsi Palestina.

WHO & Perjanjian Paris: Menegaskan kembali rencana keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia dan kesepakatan iklim global.

​Meski telah mengumumkan jumlah organisasi yang ditinggalkan—total 66 lembaga—pemerintah AS sejauh ini masih menutup rapat daftar rincinya. Mengutip laporan Reuters, keputusan ini merupakan hasil audit menyeluruh terhadap seluruh perjanjian internasional dan konvensi yang diikuti oleh AS.

​Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan rincian lebih lanjut saat ditanya mengenai organisasi spesifik mana saja yang terdampak oleh kebijakan pemutusan hubungan diplomatik ini.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026
Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia
Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar
Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh
Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung
Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut
Wakil Wali Kota Manado Dorong Ketahanan Pangan Melalui Kelompok Tani
Tokoh Pemuda Jufri Mantak Ajak Warga Kawal Pilhut Minahasa 2026 Tanpa Politik Uang
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:51 WITA

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:40 WITA

Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:10 WITA

Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:27 WITA

Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:40 WITA

Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung

Berita Terbaru