Kegiatan Dunia Usaha Triwulan IV 2025 Tetap Terjaga, Diprediksi Meningkat di Awal 2026

- Aldy Pascoal

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dirilis Bank Indonesia menunjukkan kinerja dunia usaha pada triwulan IV 2025 tetap terjaga. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) yang tercatat sebesar 10,61 persen.

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa kinerja mayoritas Lapangan Usaha (LU) menunjukkan tren positif.

​”Kinerja mayoritas Lapangan Usaha tercatat positif dengan SBT tertinggi pada LU Jasa Keuangan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, serta Reparasi Mobil dan Motor,” ujar Ramdan dalam keterangan tertulisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Selain itu, sektor Industri Pengolahan, Administrasi Pemerintahan, Informasi dan Komunikasi, hingga sektor Akomodasi dan Makan Minum juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan.

Baca Juga :  Semangat Nenek 83 Tahun Juara Pasanggiri Angklung Satu Hati AHM

​Menurut Ramdan, terjaganya kinerja dunia usaha ini tidak lepas dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

​”Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pada periode Natal dan tahun baru sehingga mendorong permintaan domestik,” Tulisnya.

​Dari sisi operasional, kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 terjaga di level 73,15 persen. Sektor yang menopang angka tersebut antara lain pengadaan listrik, pengadaan air, serta pengelolaan sampah dan limbah.

​Kondisi keuangan dunia usaha juga dilaporkan dalam keadaan sehat, baik dari aspek likuiditas maupun rentabilitas, didukung oleh akses kredit yang dirasakan lebih mudah oleh para pelaku usaha.

Baca Juga :  Dua Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Berhasil Diringkus, 9 Sepeda Motor Disita

​Memasuki awal tahun 2026, para pelaku usaha optimistis kinerja akan semakin meningkat. Responden memprakirakan nilai SBT pada triwulan I 2026 akan naik menjadi 12,93 persen.

​Ramdan menyebutkan bahwa peningkatan ini akan didorong oleh sektor-sektor strategis yang dipengaruhi oleh faktor musiman dan hari besar keagamaan.

​”Kegiatan usaha diprakirakan meningkat terutama pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sejalan dengan masuknya musim panen,” kata Ramdan dalam keterangan tertulisnya.

​Selain sektor pertanian, peningkatan juga diprediksi terjadi pada sektor industri pengolahan, transportasi, serta perdagangan.

​”Hal ini sejalan dengan ekspektasi peningkatan permintaan masyarakat pada periode Ramadan dan HBKN Idulfitri 1447 Hijriah,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terdampak El Nino, Ditpolairud Polda Sulut Salurkan 72 Ribu Liter Air Bersih ke Bunaken dan Manado Tua
Promo Servis Motor Honda Spesial Kemerdekaan, PT DAW Beri Diskon 17 Persen!
Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Terdampak El Nino, Ditpolairud Polda Sulut Salurkan 72 Ribu Liter Air Bersih ke Bunaken dan Manado Tua

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:17 WITA

Promo Servis Motor Honda Spesial Kemerdekaan, PT DAW Beri Diskon 17 Persen!

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Berita Terbaru