Jaguarinfo.id, Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kini tengah mematangkan persiapan untuk menggelar peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari secara megah. Momen bersejarah ini merupakan tonggak sejarah perjuangan rakyat Sulawesi Utara dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), memastikan bahwa kegiatan ini akan berpusat di Lapangan KONI Sario, Manado.
Gubernur YSK menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan untuk membangkitkan kembali jiwa nasionalisme generasi muda. Saat menerima kunjungan keluarga pejuang merah putih di Kantor Gubernur pada Rabu (11/2), ia menekankan pentingnya menghargai jasa pahlawan. Beliau ingin seluruh elemen masyarakat memahami bahwa kebebasan saat ini merupakan buah dari pengorbanan nyawa para pendahulu.
“Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 adalah bagian penting dari sejarah perjuangan rakyat Sulawesi Utara. Kita wajib menjaga semangat patriotisme itu agar tidak luntur oleh zaman,” ujar YSK dengan tegas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah provinsi telah menyusun rangkaian acara yang sangat padat dan menarik untuk menghibur masyarakat.
Selain upacara bendera dan defile, warga akan menyaksikan drama kolosal yang menggambarkan keberanian pemuda Manado pada tahun 1946. Lapangan KONI Sario juga akan menjadi saksi ketangkasan para atlet melalui demonstrasi berbagai cabang olahraga bela diri.
Masyarakat bisa melihat langsung aksi hebat dari atlet wushu, muaythai, karate, taekwondo, hingga pencak silat militer. Selain itu, nuansa tradisional tetap kental dengan hadirnya atraksi Kabasaran massal dan tarian Maengket yang memukau. Alunan musik kolintang serta musik bambu dipastikan akan menambah kemeriahan suasana di lokasi kegiatan.
Komitmen Gubernur Perkuat Rasa Persatuan
Yulius Selvanus Komaling menyatakan bahwa peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari ini bukan sekadar seremoni rutin tahunan. Menurutnya, acara tersebut adalah momentum tepat untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga di Bumi Nyiur Melambai. Ia berharap semangat persatuan ini terus tumbuh di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kita ingin kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini dibayar dengan pengorbanan yang luar biasa. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus menghargai jasa para pejuang,” tambah Gubernur.
Pemerintah daerah juga melibatkan keluarga pejuang secara aktif dalam seluruh rangkaian teknis acara tersebut. Hal ini membuktikan bahwa negara hadir untuk memberikan penghormatan tertinggi bagi para pahlawan lokal. Melalui kegiatan ini, identitas Sulawesi Utara sebagai wilayah yang setia pada NKRI akan semakin kokoh di mata nasional.
ADP
















