Tragedi Pembunuhan Ibu Hamil di Ratatotok, Polisi Ungkap Motif Cemburu Sang Suami

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 23:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim AKP Lutfi saat memberikan keterangan terkait motif pembunuhan.

Kasat Reskrim AKP Lutfi saat memberikan keterangan terkait motif pembunuhan.

Jaguarinfo.id, Minahasa Tenggara – Warga Sulawesi Utara mendadak heboh karena peristiwa tragis pembunuhan ibu hamil di Ratatotok yang terjadi pada Minggu (12/4/2026).

Kasus maut istri hamil ini melibatkan seorang pria berinisial NM yang tega menghabisi nyawa pasangan hidupnya sendiri.

Pihak kepolisian segera bergerak cepat untuk mengamankan pelaku setelah aksi keji tersebut viral di berbagai platform media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara, AKP Lutfi Arinugraha Pratama, mengungkapkan pemicu utama tindakan nekat tersangka adalah rasa cemburu.

Pelaku menaruh curiga bahwa korban menjalin hubungan asmara dengan pria lain di belakangnya. Akibat emosi yang tidak terkendali, NM menyerang korban menggunakan senjata tajam secara brutal di kediaman mereka.

​“Kalau keterangan dari TSK (Suami), isterinya itu ada hubungan dengan orang lain,” ujar AKP Lutfi, Senin (13/04/2026).

Baca Juga :  Trafik Penumpang Naik 12 Persen, Injourney Airports Resmi Tutup Posko Nataru di Bandara Sam Ratulangi

​Pihak berwajib saat ini masih melakukan pendalaman terkait detail kekerasan yang menewaskan perempuan bernama Zhaa tersebut.

Petugas medis melakukan proses autopsi untuk memberikan kepastian mengenai usia dan kondisi kehamilan korban. Polisi ingin memastikan seluruh fakta hukum sebelum melimpahkan berkas perkara ke kejaksaan.

​“Isterinya itu sementara hamil, kami sementara dalami. Sekarang masih dilakukan autopsi, karena informasinya korban dalam keadaan hamil,” ungkap AKP Lutfi menambahkan.

​Hasil Visum Temukan Belasan Luka Tusuk

​Berdasarkan hasil pemeriksaan awal atau visum, tenaga medis menemukan kondisi fisik korban yang sangat mengenaskan.

Terdapat sekitar 10 luka tusukan benda tajam yang bersarang pada tubuh perempuan asal Desa Buyat tersebut. Selain luka senjata tajam, petugas juga menemukan sejumlah bekas lebam yang memperkuat adanya indikasi penganiayaan berat.

Baca Juga :  Padat Karya Kementerian PU Pulihkan Ekonomi Aceh Tamiang

​“Kalau dari hasil visum ada 10 luka tusukan,” beber AKP Lutfi dengan tegas.

​Kepolisian kini sudah menahan tersangka NM di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Minahasa Tenggara untuk proses hukum lebih lanjut. Langkah penahanan ini bertujuan agar pelaku tidak menghilangkan barang bukti atau melarikan diri dari tanggung jawab.

Keluarga korban berharap penegak hukum menjatuhkan sanksi yang paling berat bagi pelaku atas hilangnya dua nyawa sekaligus.

​“Tersangka sudah kita amankan di dalam,” jelas Kasat Reskrim menutup keterangannya.

​Saat ini, jenazah korban sudah berada di kampung halamannya untuk menjalani proses pemakaman oleh pihak keluarga.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Filipina Diduga Pasok Sianida untuk Tambang Emas Ilegal di Gorontalo
Tips Posisi Berkendara Nyaman agar Tidak Cepat Lelah Saat Naik Motor
Personel Ditpolairud Polda Sulut Berhasil Padamkan Kebakaran Kapal KM Maranatha 04 di Selat Lembeh
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Minahasa Selatan Aman Pasca Insiden Mobil Tangki
Bawa Senjata Tajam di Kairagi, Dua ABG Ditangkap Tim Resmob Polda Sulut
Kenaikan Harga Plastik Paksa Pelaku Usaha di Manado Beralih ke Gelas Kaca
Recky Langie Apresiasi Peran Bank Indonesia dalam Sukseskan Paskah Nasional 2026 di Manado
PLN Icon Plus: Melayani dari Hati di Paskah Nasional 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WITA

Kapal Filipina Diduga Pasok Sianida untuk Tambang Emas Ilegal di Gorontalo

Rabu, 15 April 2026 - 12:42 WITA

Tips Posisi Berkendara Nyaman agar Tidak Cepat Lelah Saat Naik Motor

Rabu, 15 April 2026 - 11:31 WITA

Personel Ditpolairud Polda Sulut Berhasil Padamkan Kebakaran Kapal KM Maranatha 04 di Selat Lembeh

Rabu, 15 April 2026 - 01:44 WITA

Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Minahasa Selatan Aman Pasca Insiden Mobil Tangki

Rabu, 15 April 2026 - 01:31 WITA

Bawa Senjata Tajam di Kairagi, Dua ABG Ditangkap Tim Resmob Polda Sulut

Berita Terbaru