Jaguarinfo.id, Manado – Kinerja Bandara Sam Ratulangi Manado menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat menggembirakan pada awal tahun ini. Selama periode Januari hingga Maret 2026, arus lalu lintas udara di gerbang utama Sulawesi Utara tersebut meningkat secara impresif.
Pertumbuhan ini mencakup frekuensi pergerakan pesawat serta jumlah penumpang yang terus merangkak naik mendekati angka normal.
Pihak manajemen mencatat pergerakan pesawat mencapai 5.285 kali selama tiga bulan pertama tahun 2026. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 23% jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, arus keberangkatan dan kedatangan pesawat kini mulai stabil meski kondisi ekonomi global sedang penuh tantangan.
Selaras dengan hal tersebut, jumlah pengguna jasa transportasi udara hingga Maret 2026 menyentuh angka 513.043 orang.
Pencapaian ini menggambarkan pertumbuhan sebesar 20% daripada perolehan tahun 2025. Oleh karena itu, optimisme industri penerbangan di kawasan Indonesia Timur kini kembali menguat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Kinerja Bandara Sam Ratulangi pada Sektor Logistik dan Kargo
Selain aspek penumpang, kinerja Bandara Sam Ratulangi pada sektor logistik juga mencatatkan angka yang sangat fantastis. Volume kargo tercatat sebesar 4.974.306 kilogram, yang berarti naik 9% dari tahun sebelumnya.
Menariknya, angka ini melonjak drastis hingga 70% jika kita bandingkan dengan data pada tahun 2019 silam.
Pertumbuhan tajam ini terjadi karena adanya perubahan pola distribusi logistik masyarakat yang kini sangat mengandalkan belanja daring. Aktivitas perdagangan berbasis elektronik mendorong kebutuhan pengiriman barang via udara secara masif dan berkelanjutan.
Dampaknya, arus keluar masuk barang melalui kargo menjadi tulang punggung baru bagi pendapatan bandara.
Strategi Layanan dan Dampak Dinamika Harga Tiket Pesawat
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Radity Ari Purwoko yang akrab disapa Oki, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Beliau memastikan bahwa operasional bandara harus berjalan aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa.
Strategi ini bertujuan untuk menjaga kepuasan penumpang di tengah dinamika industri yang fluktuatif.
“Manajemen akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang serta memastikan operasional bandara berjalan dengan aman, nyaman, dan efisien,” ujar Oki.
Meskipun saat ini terdapat kenaikan harga tiket pesawat domestik sekitar 9% hingga 13%, minat masyarakat diperkirakan tetap stabil.
Kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya biaya operasional maskapai akibat gejolak global di Timur Tengah. Namun, daya tarik pariwisata Sulawesi Utara tetap menjadi magnet utama yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke depannya.
















