Jaguarinfo.id, Manado – Kabar gembira datang dari perkembangan kondisi jamaah haji Sulut yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di Embarkasi Balikpapan. Dua jamaah asal Sulawesi Utara tersebut menunjukkan progres kesehatan jamaah haji Sulawesi Utara yang sangat signifikan.
Keduanya bahkan memiliki peluang besar untuk segera menyusul kloter keberangkatan menuju Tanah Suci dalam waktu dekat.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Utara, Hi Wahyudin Ukoli, menyampaikan informasi ini secara langsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui teleconference pada Selasa malam (5/5/2026), ia menjelaskan bahwa Sugiono (57) sudah meninggalkan rumah sakit. Jamaah asal Bolaang Mongondow ini sebelumnya sempat mendapatkan penanganan intensif karena indikasi penyakit jantung.
Perkembangan Medis Sugiono di Embarkasi Balikpapan
Wahyudin mengungkapkan bahwa tim medis telah melakukan tindakan kateterisasi kepada Sugiono. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi jantung yang normal sehingga pemasangan ring tidak perlu dilakukan.
Pihak rumah sakit kemudian mengizinkan Sugiono kembali ke Asrama Haji Balikpapan untuk menjalani pemulihan.
”Setelah dilakukan katerisasi, ternyata normal dan tidak jadi pasang ring. Hanya diberikan obat-obatan, dan sudah diizinkan kembali ke Embarkasi Balikpapan,” terangnya.
Wahyudin menambahkan bahwa petugas terus memantau asupan makanan dan obat-obatan Sugiono. Beliau sudah mendapatkan suntikan insulin di bagian perut sebagai bagian dari prosedur perawatan rutinnya malam ini.
Harapan Besar Bagi Keberangkatan Jamaah Haji Sulawesi Utara
Selanjutnya, kondisi Samawati Hasan (71) juga berangsur pulih dari masa kritis. Jamaah asal Bolaang Mongondow Utara tersebut kini sudah pindah dari ruang ICCU ke ruang perawatan biasa. Wahyudin merasa optimis bahwa Samawati bisa kembali berkumpul di asrama haji pada hari Rabu ini.
”Ada kemungkinan, insya Allah besok (Rabu 6 Mei 2026) sudah bisa kembali ke asrama haji. Mohon doanya,” ujarnya dengan nada penuh harap. Wahyudin menegaskan bahwa peluang keduanya untuk menunaikan ibadah haji masih terbuka lebar.
Hal ini karena proses keberangkatan jamaah haji Embarkasi Balikpapan gelombang kedua masih menyisakan sepuluh kloter lagi.
”Soalnya masih ada 10 kloter untuk gelombang kedua yang akan diberangkatkan,” pungkas Wahyudin menutup penjelasannya.
















