Chyntia Kalangit Minta Perlindungan Prabowo, Tegaskan Kebenaran Tak Bisa Dipenjara

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sitaro Nonaktif Chyntia Kalangit saat tiba di kantor Kejati Sulut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan korupsi bantuan Gunung Ruang.

Bupati Sitaro Nonaktif Chyntia Kalangit saat tiba di kantor Kejati Sulut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan korupsi bantuan Gunung Ruang.

Jaguarinfo.id, Manado – Kasus dugaan korupsi dana bantuan bencana Gunung Ruang terus bergulir di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut). Bupati Sitaro Nonaktif, Chyntia Kalangit, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada Rabu (13/5).

Meski kini berstatus tahanan, Chyntia tetap konsisten menyuarakan pembelaan dirinya di hadapan awak media.

​Pemeriksaan Lanjutan di Kejati Sulut

​Penyidik Pidsus Kejati Sulut mendatangkan kembali Chyntia Kalangit menggunakan mobil tahanan untuk memberikan keterangan tambahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka pada pekan lalu. Saat tiba di lokasi, Chyntia yang dikawal ketat petugas kejaksaan segera memberikan pernyataan tegas terkait proses hukum yang menjeratnya.

Baca Juga :  Wakapolda Sulut Pimpin Perburuan Buaya di Teluk Manado
​Permohonan Terbuka kepada Presiden Prabowo

​Dalam kesempatan tersebut, Chyntia secara terbuka meminta atensi dari Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI.

Ia berharap pemerintah pusat memantau jalannya penyidikan agar berlangsung secara objektif dan transparan. Dirinya merasa perlu adanya pengawasan ketat terhadap penanganan kasus bantuan bencana yang melibatkan namanya tersebut.

​“Saya hanya meminta kepada Pak Prabowo untuk Tolong diawasi. Tolong diawasi kasus ini, tolong dilihat secara objektif. Pak Prabowo tolong saya, Pak Prabowo tolong saya. Komisi III tolong saya. Tolong diawasi dan dibuka secara objektif. Saya mungkin bisa dipenjara, tapi kebenaran tidak akan bisa dipenjara,” ujar Chyntia Kalangit kepada wartawan.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Sepanjang 2025 di Tengah Ketidakpastian Global
​Keyakinan Atas Kebenaran Kasus Bantuan Gunung Ruang

​Sambil berjalan masuk menuju ruang pemeriksaan, ia terus menekankan bahwa keadilan harus ditegakkan. Chyntia menyatakan kesiapannya menjalani proses hukum, namun ia tidak akan berhenti memperjuangkan fakta yang ia yakini benar.

Hal ini menarik perhatian publik karena kasus korupsi bantuan Gunung Ruang menyangkut hajat hidup orang banyak yang terdampak bencana alam.

​“Tolong diperiksa secara objektif. Saya mungkin bisa dipenjara tapi kebenaran tidak akan bisa dipenjara,” pungkasnya.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukacita Iman Warnai Pelaksanaan Hapsa PKB Sinode GMIM di Jemaat Galilea Teling
Kuota Solar Subsidi Sulut Jebol 3,46 Persen, Polda Sulut Siapkan Operasi Besar Berantas Penyalahgunaan Barcode
PT Astra Honda Motor Perketat Pengawasan Pelumas Palsu di Sulawesi Utara hingga Maluku Utara
Jejak Prestasi Johanes Adhyaksa Pesik Langie: Putra Kapolda Sulut yang Lolos Terbaik Pertama AKPOL 2026
Pamer Senjata Api Rakitan di Media Sosial, Empat Pria di Minahasa Tenggara Ditangkap Polisi
Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie Perintahkan Buru Pelaku Begal demi Keamanan Warga
Perluas Layanan Purna Jual, Honda Resmikan AHASS ARM Motor di Manado
BWS Sulawesi I Bergerak Cepat Tangani Banjir Bolmong, Sedimen Sungai Sudah Dibersihkan 370 Meter
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:26 WITA

Sukacita Iman Warnai Pelaksanaan Hapsa PKB Sinode GMIM di Jemaat Galilea Teling

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:28 WITA

Kuota Solar Subsidi Sulut Jebol 3,46 Persen, Polda Sulut Siapkan Operasi Besar Berantas Penyalahgunaan Barcode

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:10 WITA

PT Astra Honda Motor Perketat Pengawasan Pelumas Palsu di Sulawesi Utara hingga Maluku Utara

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:58 WITA

Jejak Prestasi Johanes Adhyaksa Pesik Langie: Putra Kapolda Sulut yang Lolos Terbaik Pertama AKPOL 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:46 WITA

Pamer Senjata Api Rakitan di Media Sosial, Empat Pria di Minahasa Tenggara Ditangkap Polisi

Berita Terbaru