Operasi SAR Penambang Tertimbun Longsor di Bolaang Mongondow Resmi Dihentikan

- Aldy Pascoal

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan melakukan evaluasi akhir dan pelepasan personel di lokasi pencarian Desa Mopait pada hari ketujuh operasi.

Tim SAR Gabungan melakukan evaluasi akhir dan pelepasan personel di lokasi pencarian Desa Mopait pada hari ketujuh operasi.

Jaguarinfo.id, Bolmong – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Utara resmi menghentikan operasi SAR penambang tertimbun longsor di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, pada 02/07/26.

Keputusan ini diambil setelah tim melakukan operasi SAR penambang tertimbun longsor selama tujuh hari penuh namun belum membuahkan hasil maksimal.

​Evaluasi Operasi SAR di Bolingongot

​Hingga hari ketujuh, Kamis (02/07/26) pukul 16.30 WITA, Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan satu korban bernama Baim (18). Sementara itu, korban lainnya, Alipu (18), telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sebelumnya.

​Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George Mercy Randang, menjelaskan bahwa penghentian ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh unsur SAR dan pihak keluarga.

Meski operasi dihentikan, tim tetap melanjutkan tahap pemantauan di lapangan.

​”Kami menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Jika di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, kami siap membuka kembali operasi pencarian ini,” tegas George.

​Sinergi Tim SAR Gabungan dalam Penanganan Bencana

​Selama tujuh hari, berbagai unsur terlibat aktif, mulai dari Pos SAR Kotamobagu, Kodim Bolmong, Polres Kotamobagu, Tim K9 Polda Sulut, hingga dukungan PT. BDL dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kombes Pol Yandrie Ungkap Jenis Narkoba Sintetis MDMB-4en PINACA dalam Liquid Vape

Kini, seluruh personel dan peralatan SAR telah kembali ke kesatuan masing-masing dengan status tetap siaga.

​Pihak Basarnas juga memohon maaf kepada keluarga Baim karena belum berhasil menuntaskan pencarian.

Fokus utama tim saat ini beralih pada pemantauan berkala demi menindaklanjuti informasi baru yang mungkin muncul di lokasi kejadian.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan
ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global
9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional
PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir
Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapal Diduga Matikan Sinyal Pelacak
Kapolda Sulut Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:13 WITA

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:09 WITA

ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:58 WITA

9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:38 WITA

PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles

Berita Terbaru