ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global

- Aldy Pascoal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ISEF 2026 memperkuat ekonomi syariah Indonesia melalui transformasi digital, pengembangan industri halal, dan kolaborasi lintas sektor.

ISEF 2026 memperkuat ekonomi syariah Indonesia melalui transformasi digital, pengembangan industri halal, dan kolaborasi lintas sektor.

Jaguarinfo.id, Jakarta – Indonesia terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. Upaya tersebut menjadi fokus Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”.

ISEF ke-13 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dan Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Dradjad Hari Wibowo membuka kegiatan tersebut pada 14 Oktober 2026.

Festival ini mempertemukan pemerintah, pelaku industri halal, lembaga keuangan, akademisi, serta mitra nasional dan internasional. Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat rantai nilai halal, memperdalam pasar keuangan syariah, dan mengoptimalkan keuangan sosial syariah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Indonesia Luncurkan Tiga Program Unggulan

Pada ISEF 2026, Bank Indonesia meluncurkan tiga program untuk memperkuat pasar keuangan syariah, tata kelola zakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

Program pertama adalah Islamic Financial Market Code of Conduct (ICoC). Pedoman ini disusun oleh Asosiasi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) serta Indonesia Islamic Global Market Association (IIGMA), bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

ICoC bertujuan memperkuat integritas dan efisiensi transaksi di pasar keuangan syariah. Dengan pedoman tersebut, pelaku industri memiliki acuan untuk mendukung tata kelola pasar yang lebih baik.

Program kedua ialah Indeks Penerapan Prinsip Utama Zakat 2.0 atau Zakat Core Principles (ZCP). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Bank Indonesia memperbarui indeks ini dengan menambahkan dimensi manajemen risiko.

Baca Juga :  Layanan Kas Keliling BI Hadir di Pasar Bersehati Manado

Pembaruan tersebut mendukung penguatan tata kelola zakat. Sementara itu, program ketiga berupa beasiswa internasional bagi mahasiswa asing melalui dana sosial syariah.

Program beasiswa tersebut diharapkan mendukung pengembangan sumber daya manusia. Inisiatif ini juga mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara produktif serta memperluas pengenalan ekonomi syariah.

Indonesia Bertahan di Peringkat Keempat Dunia

Daya saing Indonesia dalam industri ekonomi syariah global menunjukkan perkembangan positif. Dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026, Indonesia bertahan di peringkat keempat dunia.

Di dalam negeri, rantai nilai halal mencatat pertumbuhan sebesar 5,5 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada triwulan II 2026. Pertumbuhan tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama.

Selain itu, Indonesia terus mengembangkan instrumen pembiayaan berkelanjutan melalui penerbitan sukuk hijau atau green sukuk. Sejak 2018 hingga Juni 2026, penerbitannya mencapai 7,7 miliar dolar AS di pasar global dan Rp108,9 triliun di pasar domestik.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menekankan pentingnya percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui sinergi serta transformasi digital.

“Capaian ini menjadi fondasi, bukan garis akhir, karena masih terbuka ruang besar untuk meningkatkan pangsa pasar keuangan syariah, memperdalam pasar, dan memperluas literasi, sehingga diperlukan akselerasi melalui sinergi dan transformasi digital,” ujar Destry.

ISEF 2026 Hadirkan Lebih dari 100 Kegiatan

ISEF 2026 menghadirkan lebih dari 100 kegiatan secara luring dan daring. Rangkaian acara tersebut melibatkan lebih dari 1.000 pelaku industri halal dari berbagai sektor.

Baca Juga :  Tim Penyidik Kejati Sulut Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Kerja Sama PPLH-SDA UNSRAT 2015–2024

Kegiatannya mencakup business matching perdagangan dan wastra, Forum Bisnis Pesantren, serta forum nasional dan internasional. Pembahasan meliputi industri halal, zakat, wakaf, pembiayaan haji, dan pariwisata ramah muslim.

Tahun ini, ISEF juga menghadirkan tiga inovasi. Pertama, kolaborasi dengan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Kedua, pemanfaatan teknologi digital immersive. Ketiga, perluasan partisipasi lintas generasi dan negara.

Untuk menjangkau generasi muda, penyelenggara menghadirkan kompetisi Video Kreatif Ekonomi Syariah (VITRAH) dan ISEF World Island di platform Roblox. Kedua inisiatif tersebut memperkenalkan ekonomi dan keuangan syariah melalui media digital yang dekat dengan generasi muda.

Sembilan UMKM Sulawesi Utara Ikut Berpartisipasi

Penguatan ekonomi syariah juga terlihat melalui partisipasi pelaku usaha daerah. Sebanyak sembilan UMKM Sulawesi Utara mengikuti berbagai kegiatan promosi dalam ISEF 2026.

Zabay Collection tampil dalam pameran modest fashion. Sementara itu, Narasi Vanila memperkenalkan produk vanila Sulawesi Utara melalui pameran Halal Food.

Adapun tujuh UMKM pangan olahan, yaitu Ramantha Kitchen, D’Sapa, Oma Yuli, Lyvia Nusa Boga, De Harvest, Sambal Hj Ani, dan Dapur Adley, mengikuti Gema Halal–Halal Mart.

Partisipasi tersebut memperlihatkan peluang bagi produk daerah untuk masuk ke dalam rantai nilai halal. Selain memperluas promosi, ajang ini membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk menjalin kemitraan dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui sinergi pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha, ISEF 2026 mendorong pengembangan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya ini sekaligus mendukung peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar nasional maupun internasional.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan
9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional
PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir
Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapal Diduga Matikan Sinyal Pelacak
Kapolda Sulut Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Kapolda Sulut Yudo Hermanto Perkuat Sinergi APH Lewat Coffee Morning dan Fun Shooting
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:13 WITA

Sepekan, Polres Tomohon Ungkap Dua Kasus Pencurian, 10 Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:09 WITA

ISEF 2026 Dorong Ekonomi Syariah, Indonesia Perkuat Daya Saing Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:58 WITA

9 UMKM Sulut Tampil di ISEF 2026, Promosikan Produk Unggulan ke Pasar Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:38 WITA

PT DAW Tanam 500 Bibit Mangrove di Bahowo, Dukung Kelestarian Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Kapolsek Wori dan Warga Kima Bajo Gotong Royong Timbun Tanah Ambles

Berita Terbaru