Jaguarinfo.id, Manado – Polda Sulawesi Utara menggelar Apel Pasukan Operasi Patuh Klabat 2026 di Halaman Mapolda Sulut pada Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal kepolisian dalam menciptakan keamanan di jalan raya.
Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi. Acara ini juga diikuti oleh perwakilan Forkopimda Sulut, Pejabat Utama Polda, serta personel gabungan dari berbagai satuan.
Wakapolda Sulut membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Amanat tersebut menekankan pentingnya pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum operasi dimulai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Operasi Patuh Klabat 2026 dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan terakhir terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana agar berjalan optimal,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Endrastiawan Setyowibowo.
Berdasarkan data Ditlantas Polda Sulut, jumlah kecelakaan pada 2024 mencapai 2.696 kejadian. Angka ini sedikit menurun menjadi 2.674 kejadian pada tahun 2025.
Meski menurun, angka kecelakaan masih menjadi perhatian serius. Sebagian besar kecelakaan tersebut berawal dari berbagai pelanggaran aturan lalu lintas di jalan raya.
Selama 2025, polisi mencatat 58.184 pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran itu terdiri dari 34.143 tindakan tilang dan 22.041 teguran simpatik.
Pelanggaran tersebut didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua. Jenis pelanggarannya meliputi pengendara tanpa helm, kendaraan tanpa pelat nomor, melawan arus, hingga penggunaan knalpot bising.
”Tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih perlu terus kita tingkatkan melalui edukasi serta penegakan hukum yang berkeadilan,” tambah Kombes Endrastiawan Setyowibowo.
Operasi Patuh Klabat 2026 akan berlangsung selama 14 hari. Operasi ini mulai berjalan terhitung dari tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026 secara serentak.
Tema yang diusung dalam operasi tahun ini adalah kepolisian bersama masyarakat mewujudkan lalu lintas yang tertib. Operasi ini melibatkan total sebanyak 633 personel gabungan.
Pendekatan utama yang digunakan meliputi tindakan preventif dan edukatif. Polisi juga mengoptimalkan penggunaan sistem tilang elektronik atau ETLE di lapangan.
”Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan melengkapi surat kendaraan demi keselamatan bersama di jalan,” tegas Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol Yudi Kristanto.
Pihaknya berharap operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan hukum semata. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.
”Mari kita jadikan momentum Operasi Patuh Klabat 2026 ini untuk menekan angka kecelakaan fatal di wilayah Sulawesi Utara,” tutup Kombes Pol Yudi Kristanto.
















