Masjid Haji Keuchik Leumiek, Destinasi Religi Baru yang Memukau di Banda Aceh

- Aldy Pascoal

Selasa, 18 November 2025 - 00:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Aceh – Kota Banda Aceh, yang kerap dijuluki Serambi Mekah, semakin kaya akan destinasi religi dengan hadirnya Masjid Haji Keuchik Leumiek. Masjid megah yang luas dan lapang ini menjadi magnet baru bagi masyarakat untuk beribadah sekaligus menikmati keindahan arsitekturnya.

Masjid yang berdiri anggun di Desa Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata, mulai dibangun pada pertengahan 2016 dan diresmikan pada awal 2019. Dengan ukuran 34 x 22 meter serta satu kubah besar yang diapit empat menara, bangunannya mengingatkan pada masjid-masjid bercorak Timur Tengah.

Di balik kemegahan masjid ini, terdapat sosok Haji Harun pengusaha sekaligus wartawan terkemuka Aceh yang menjadi donatur utama pembangunan. Nama “Keuchik Leumiek” sendiri merupakan penghormatan kepada ayah Haji Harun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua benda-benda mewah itu didatangkan langsung dari Boyolali, Jawa Tengah,” ujar Harun Keuchik Leumik saat peresmian kala itu.

Sentuhan Timur Tengah dan Panorama yang Menenangkan

Masjid Haji Keuchik Leumiek dirancang dengan gaya arsitektur Timur Tengah yang kuat. Kubah emasnya memantulkan cahaya matahari, berpadu dengan ukiran kaligrafi elegan yang menghiasi bagian interior dan eksterior.

Baca Juga :  Waspada Hoaks Kenaikan Harga Pertalite, Pertamina Minta Warga Tak Terkecoh

Keindahannya semakin terasa karena masjid berada tak jauh dari aliran sungai Krueng Aceh. Pada sore hari, bayangan masjid yang terpantul di permukaan air menciptakan pemandangan yang menenangkan.

“Pemandangannya sangat indah, terutama menjelang magrib. Banyak jemaah datang hanya untuk menikmati suasananya yang damai,” ujar salah satu pengurus masjid.

Ruang Belajar yang Hidup dan Fasilitas Lengkap

Di halaman depan masjid, berdiri rumah panggung khas Aceh yang dipenuhi ukiran dan kaligrafi. Tempat ini digunakan sebagai ruang belajar mengaji serta pusat aktivitas remaja masjid.

Hingga kini, rumah panggung tersebut menjadi ruang kreatif yang hidup bagi anak-anak dan remaja. Kegiatan belajar mengaji berjalan setiap hari, mulai dari usia balita hingga 10 tahun.

Fasilitas yang tersedia juga lengkap, mulai dari toilet dan tempat wudu yang bersih, perpustakaan, hingga gedung serbaguna untuk kegiatan keagamaan.

“Kami ingin masjid ini bermanfaat bagi semua. Bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat kegiatan umat,” ujar salah satu pengelola.

Uniknya, masjid ini turut menyediakan rumah singgah untuk musafir atau traveler yang membutuhkan tempat singgah sementara.

Baca Juga :  Warga Manado Berburu Cabai Rawit Murah Melalui Fasilitasi Distribusi Pangan TPID Sulut

Akses Mudah dan Aktivitas Ibadah yang Hidup

Untuk mencapai masjid ini, pengunjung hanya perlu menempuh sekitar 20 menit perjalanan dari pusat Kota Banda Aceh. Meski tak jauh dari pusat kota, kawasan masjid tetap asri dengan pepohonan tinggi yang membuat suasana sejuk.

Aktivitas ibadah di masjid ini juga berjalan aktif. Ada pengajian bulanan, majelis taklim ibu-ibu, dan kelas mengaji anak-anak. Program-program tersebut berjalan tertib meskipun masjid merupakan hibah perseorangan.

“Setiap hari selalu ada aktivitas. Masjid ini tidak pernah sepi dari jemaah,” tutur seorang warga sekitar.

Magnet Baru Wisata Religi

Saat ini, Masjid Haji Keuchik Leumiek bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang memadukan spiritualitas, estetika, dan budaya Aceh. Banyak pengunjung datang untuk berfoto, membaca Al-Qur’an, atau sekadar menikmati ketenangan.

Masjid ini menjadi bukti bagaimana karya tangan manusia, ketika didedikasikan untuk Sang Khalik, mampu menghadirkan keindahan dan keteduhan bagi siapa pun yang datang.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulut Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Format Lengkap Kompelka BIPRA GMIM Yesus Memberkati Citraland Manado
GMIM Yesus Memberkati Citraland Manado Gelar Pemilihan Penatua BIPRA, Ini yang Terpilih
Minggu Kasih, Kapolresta Manado Pastikan Ibadah Berlangsung Aman dan Khidmat
Jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland Manado Rayakan HUT ke-11, Tegaskan Komitmen Kedewasaan Rohani
Legacy of Grace, Ketua Panitia Recky Langie Tekankan Pentingnya Implementasi Tata Gereja GMIM 2026
BREAKING NEWS! BPMS Resmi Tetapkan Tata Gereja GMIM Hasil SMSI ke-82 Tahun 2026
SMSI GMIM ke-82 Siap Digelar, Recky Langie : Semua Berpusat Kepada Tuhan “Jesus Centre”
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01 WITA

Kapolda Sulut Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Mahsyur Istiqlal Manado, Perkuat Silaturahmi dengan Warga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Format Lengkap Kompelka BIPRA GMIM Yesus Memberkati Citraland Manado

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:41 WITA

GMIM Yesus Memberkati Citraland Manado Gelar Pemilihan Penatua BIPRA, Ini yang Terpilih

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Minggu Kasih, Kapolresta Manado Pastikan Ibadah Berlangsung Aman dan Khidmat

Minggu, 27 September 2026 - 10:41 WITA

Jemaat GMIM Yesus Memberkati Citraland Manado Rayakan HUT ke-11, Tegaskan Komitmen Kedewasaan Rohani

Berita Terbaru