Jaguarinfo.id, Manado – Kasus dugaan korupsi dana bantuan bencana Gunung Ruang terus bergulir di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut). Bupati Sitaro Nonaktif, Chyntia Kalangit, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada Rabu (13/5).
Meski kini berstatus tahanan, Chyntia tetap konsisten menyuarakan pembelaan dirinya di hadapan awak media.
Pemeriksaan Lanjutan di Kejati Sulut
Penyidik Pidsus Kejati Sulut mendatangkan kembali Chyntia Kalangit menggunakan mobil tahanan untuk memberikan keterangan tambahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini diambil setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka pada pekan lalu. Saat tiba di lokasi, Chyntia yang dikawal ketat petugas kejaksaan segera memberikan pernyataan tegas terkait proses hukum yang menjeratnya.
Permohonan Terbuka kepada Presiden Prabowo
Dalam kesempatan tersebut, Chyntia secara terbuka meminta atensi dari Presiden Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI.
Ia berharap pemerintah pusat memantau jalannya penyidikan agar berlangsung secara objektif dan transparan. Dirinya merasa perlu adanya pengawasan ketat terhadap penanganan kasus bantuan bencana yang melibatkan namanya tersebut.
“Saya hanya meminta kepada Pak Prabowo untuk Tolong diawasi. Tolong diawasi kasus ini, tolong dilihat secara objektif. Pak Prabowo tolong saya, Pak Prabowo tolong saya. Komisi III tolong saya. Tolong diawasi dan dibuka secara objektif. Saya mungkin bisa dipenjara, tapi kebenaran tidak akan bisa dipenjara,” ujar Chyntia Kalangit kepada wartawan.
Keyakinan Atas Kebenaran Kasus Bantuan Gunung Ruang
Sambil berjalan masuk menuju ruang pemeriksaan, ia terus menekankan bahwa keadilan harus ditegakkan. Chyntia menyatakan kesiapannya menjalani proses hukum, namun ia tidak akan berhenti memperjuangkan fakta yang ia yakini benar.
Hal ini menarik perhatian publik karena kasus korupsi bantuan Gunung Ruang menyangkut hajat hidup orang banyak yang terdampak bencana alam.
“Tolong diperiksa secara objektif. Saya mungkin bisa dipenjara tapi kebenaran tidak akan bisa dipenjara,” pungkasnya.
Aldy Pascoal (UKW 27192)
















