Jaguarinfo.id, Manado – Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka melaksanakan kunjungan kerja spesifik guna memastikan suksesnya Program Makan Bergizi Gratis di Sulawesi Utara.
Langkah ini mencakup peninjauan langsung ke Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulut pada Kamis (7/5/2026).
Melalui skema penyediaan nutrisi sehat tersebut, pemerintah berkomitmen meningkatkan taraf kesehatan masyarakat sejak dini secara merata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Legislator asal Sulawesi Utara ini tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA dan segera memulai inspeksi menyeluruh.
Pihak kepolisian menyambut kehadirannya melalui AKM Tk. III Kombes Pol Bambang Harleyanto serta Waka SPN AKBP Iswan Tato. Selain itu, perwakilan mitra kerja juga turut mendampingi proses pengecekan fasilitas dapur yang menjadi pusat produksi pangan tersebut.
DPR RI Pantau Kelayakan Dapur Program Makan Bergizi Gratis
Selama berada di area dapur, legislator DPR RI ini memeriksa setiap detail operasional mulai dari bahan baku hingga proses distribusi. Ia memantau standar kebersihan peralatan dan memastikan prosedur pengolahan makanan memenuhi kriteria kesehatan yang ketat.
Oleh karena itu, pengecekan ini menjadi krusial agar Program Makan Bergizi Gratis tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.
Martin kemudian memberikan apresiasi tinggi terhadap pola manajemen yang berlangsung di SPN Polda Sulut. Menurutnya, tata kelola di lokasi tersebut sangat teratur sehingga mampu mendukung pelayanan yang efisien.
Selanjutnya, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kedisiplinan pengelola dalam menjaga kualitas gizi setiap porsinya.
Fungsi Pengawasan DPR RI dalam Penyediaan Nutrisi Sehat
”Kami memandang penting melakukan peninjauan seperti ini guna memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan optimal. Saya mengapresiasi tata kelola di SPPG SPN Polda Sulut yang dinilai sangat bagus dan teratur,” ungkap Martin saat memberikan keterangan di sela peninjauan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan utama untuk menekan angka stunting pada anak-anak sekolah.
Sasaran lainnya meliputi ibu hamil serta ibu menyusui agar kualitas sumber daya manusia meningkat secara signifikan.
Meskipun demikian, DPR RI tetap akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat agar distribusi pangan tetap konsisten dan berkualitas sesuai standar nasional.
Sebagai penutup, Martin menegaskan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam mengawal program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini.
“Ini adalah komitmen Bapak Presiden untuk generasi mendatang. Kita semua harus bersinergi mengawasi agar distribusi dan kualitas gizinya benar-benar sampai dengan baik ke masyarakat,” pungkasnya dengan tegas.
















