Kasus Pembunuhan Di Ratatotok Jadi Atensi Kapolda, 9 Pelaku Ditetapkan Tersangka

- Aldy Pascoal

Selasa, 23 Desember 2025 - 01:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Minahasa Tenggara – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara (Mitra) bekerja sama dengan Tim Resmob Polda Sulawesi Utara berhasil menangkap sembilan tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) Kebun Raya, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Meski telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, pihak Polres Mitra hingga kini belum mengungkap identitas para pelaku kepada publik.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulawesi Utara, AKBP Suryadi, mengatakan bahwa total terdapat 12 orang yang sempat diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 12 orang yang diamankan, sembilan di antaranya telah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Suryadi, Senin (22/12/2025).

Baca Juga :  KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, YLBHI Nilai Fondasi Penegakan Hukum Masih Bermasalah

Namun demikian, kepolisian memastikan proses penegakan hukum masih terus berlanjut. Menurut Suryadi, masih terdapat beberapa pelaku lain yang saat ini dalam pengejaran aparat.

“Masih ada yang kami kejar. Kasus ini akan diusut sampai tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie menegaskan bahwa kasus kericuhan di lokasi PETI Ratatotok menjadi perhatian serius jajarannya. Ia mengaku telah memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulut bersama Polres Minahasa Tenggara untuk mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Strategis Wartawan dalam Demokrasi

“Ini menjadi atensi saya. Saya perintahkan Ditreskrimum bersama Polres Minahasa Tenggara untuk mengusut tuntas kasus ini, mencari dan menangkap seluruh pelaku,” kata Roycke Langie saat dikonfirmasi, Senin malam.

Diketahui sebelumnya, kericuhan kembali terjadi di lokasi PETI Kebun Raya, Ratatotok, yang mengakibatkan tiga orang penambang meninggal dunia. Ketiga korban dilaporkan berasal dari Kecamatan Belang dan Kecamatan Ratatotok.

Kecepatan aparat kepolisian dalam menangkap para tersangka mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan pengembangan kasus dan memburu pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Berita Terbaru