Kejar Target Nasional, OJK Permudah Akses Pembiayaan UMKM di Sulut dan Gorontalo

- Aldy Pascoal

Sabtu, 18 April 2026 - 17:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar, saat memaparkan strategi percepatan akses permodalan bagi UMKM dalam kegiatan optimalisasi lembaga jasa keuangan di Manado.

Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar, saat memaparkan strategi percepatan akses permodalan bagi UMKM dalam kegiatan optimalisasi lembaga jasa keuangan di Manado.

Jaguarinfo.id, Manado – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat memperluas jangkauan akses pembiayaan UMKM melalui implementasi POJK Nomor 19 Tahun 2025. Langkah ini menjadi strategi utama untuk memperkuat permodalan usaha mikro di Sulawesi Utara dan Gorontalo agar mampu bersaing di level nasional.

​Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar, menegaskan bahwa regulasi ini hadir untuk menjawab keluhan pelaku usaha terkait sulitnya modal.

Dalam pertemuan di Manado, Kamis (16/4/2026), Robert menyebut aturan ini akan menjadi pendobrak hambatan akses perbankan di daerah. Ia ingin sektor jasa keuangan lebih proaktif menjemput bola.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Melihat data kinerja perbankan hingga Februari 2026, aset perbankan di Sulawesi Utara sebenarnya tumbuh sehat sebesar 7 persen ke angka Rp106,72 triliun.

Namun, Robert mencatat bahwa pertumbuhan kredit UMKM masih belum optimal. Di Sulut, realisasinya baru mencapai Rp14,3 triliun atau hanya tumbuh tipis sekitar 2,4 persen.

Baca Juga :  Korlantas Polri Resmi Mulai One Way Nasional Lebaran 2026 di Tol Cikampek

​Kondisi di Gorontalo bahkan lebih menantang karena penyaluran modal usaha kecil justru terkontraksi 2,5 persen.

Hal ini menempatkan Gorontalo pada posisi ke-32 dari 38 provinsi di Indonesia dalam hal penyaluran pembiayaan. Kondisi tersebut memicu OJK untuk segera mengoptimalkan peran lembaga keuangan dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

​Strategi Pencapaian Target Penyaluran Kredit Rakyat

​Pemerintah sendiri mematok target pertumbuhan kredit nasional di angka 7 hingga 9 persen pada tahun 2026.

Oleh karena itu, OJK terus mendorong perbankan agar meningkatkan porsi penyaluran kredit rakyat. Robert optimis bahwa ruang pertumbuhan di wilayah Sulutgomalut masih sangat luas jika sinergi antarlembaga berjalan baik.

​“Kami berharap implementasi POJK ini dapat mendorong peningkatan akses permodalan bagi pelaku UMKM,” ungkap Robert.

Ia menekankan bahwa perbankan harus berani melakukan ekspansi namun tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian. Hal ini penting agar rasio kredit bermasalah atau NPL tetap terkendali di bawah ambang batas aman.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Berbagi Kebahagiaan Iduladha Melalui Program Pertamina Berkah
​Penguatan TPAKD dan Stabilitas Kualitas Kredit

​Saat ini, tingkat NPL di Sulawesi Utara masih terjaga dengan baik pada level 2,92 persen. Sedangkan di Gorontalo, angka NPL berada di posisi 4,3 persen yang menuntut pengawasan lebih ketat.

OJK berkomitmen mendampingi perbankan agar penyaluran modal tetap berkualitas sehingga stabilitas sektor keuangan tetap kokoh.

​Selain pengawasan, OJK memperkuat peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di setiap wilayah.

Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan menjadi kunci suksesnya perluasan modal bagi pengusaha kecil.

Melalui kolaborasi ini, ekonomi daerah diharapkan mampu tumbuh lebih berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru