Perayaan Cap Go Meh Manado 2026 Berlangsung Spektakuler

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Tangsin melakukan atraksi di atas usungan Kio saat melintasi Kawasan Pecinan dalam perayaan Cap Go Meh Manado 2577 Kongzili, Selasa (03/03/2026). Foto Istimewa

Seorang Tangsin melakukan atraksi di atas usungan Kio saat melintasi Kawasan Pecinan dalam perayaan Cap Go Meh Manado 2577 Kongzili, Selasa (03/03/2026). Foto Istimewa

Jaguarinfo.id, Manado – Kawasan Pecinan Manado mendadak menjadi lautan manusia pada Selasa (03/03/2026). Ribuan warga serta wisatawan memadati area tersebut demi menyaksikan perayaan Cap Go Meh Manado yang berlangsung sangat meriah.

Antusiasme penonton memuncak saat para Tangsin mulai keluar dari klenteng masing-masing untuk menunjukkan atraksi spiritual yang khas.

​Sembilan klenteng di bawah naungan Perhimpunan Tempat Ibadah Tridharma (PTID) Kota Manado turut menyemarakkan prosesi ritual ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini bukan sekadar upacara agama, melainkan telah menjadi magnet wisata religi terbesar di Sulawesi Utara.

Selain penduduk lokal, banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang sengaja datang untuk mengabadikan momen langka tersebut.

​Ketua Perhimpunan Umat Tridharma Manado, Ridwan Sanyoto, menjelaskan bahwa rangkaian acara sebenarnya telah dimulai sejak sepekan lalu. Sebelum hari puncak, mereka menggelar upacara Goso Peda atau Gosok Pedang.

Ritual ini merupakan bentuk penghormatan tinggi pada hari kemuliaan Kongco Kwan Kong yang dipercaya sebagai sosok penebus dosa.

Baca Juga :  Ekonomi Sulawesi Utara 2026 Tumbuh Pesat Melampaui Nasional

​”Hari kemuliaan dari Kongco Kwan Kong. Di mana pada hari itu, para Yang Suci Sin Beng, khususnya Kongco Kwan Kong, membersihkan segala dosa manusia dan menebusnya,” ungkap Ridwan kepada awak media.

​Ridwan menambahkan bahwa tradisi Goan Siau tahun ini melibatkan 14 usungan Kio dan 11 Tangsin yang turun ke jalan. Para peserta melewati jalur tradisional di pusat kota dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan dukungan penuh Pemerintah Kota Manado. Kehadiran para tokoh daerah juga menambah kekhidmatan suasana perayaan tahunan ini.

​Kolaborasi Budaya dan Kekaguman Wisatawan

​Meskipun berakar pada tradisi Tionghoa, perayaan Cap Go Meh Manado juga merangkul kearifan lokal.

Warga dapat melihat kolaborasi seni budaya khas Minahasa dan daerah lainnya yang menyatu dalam iring-iringan.

Hal inilah yang membuat pengunjung seperti Anik Santoso, warga asal Yogyakarta, merasa sangat terkesan meski ia datang ke Manado untuk urusan pekerjaan.

​”Ini luar biasa sekali. Saya melihat bagaimana momen adat dan budaya bisa menyatu dengan begitu harmonis dalam perayaan ini,” ujar Anik dengan penuh semangat.

Baca Juga :  OJK Prediksi Tren Suku Bunga Kredit Perbankan Terus Melandai pada 2026

​Senada dengan Anik, Metzger Cook yang merupakan turis asal Swiss juga tidak berhenti menekan tombol kameranya. Ia mengaku sangat terpukau dengan estetika mobil hias yang membawa anak-anak dengan kostum unik. Bagi Metzger, keunikan Festival Pecinan Manado ini memberikan pengalaman visual yang tidak akan ia temukan di negara asalnya.

​”Ini sangat menarik! Saya kagum melihat sejumlah atraksi di sini. Selain para Tangsin, saya sangat suka dengan mobil-mobil yang dihias dan ada anak-anak kecil di atasnya,” kata Metzger.

Wisatawan mancanegara asal Swiss, Metzger Cook, tampak antusias mengabadikan momen mobil hias yang membawa anak-anak dalam iring-iringan perayaan Cap Go Meh Manado, Selasa (03/03/2026). Foto Istimewa

​Momentum malam ke-15 setelah Imlek ini memang menjadi simbol persatuan suku dan ras di Sulawesi Utara. Melalui rasa syukur atas berkat setahun lalu, masyarakat berharap tahun 2577 Kongzili membawa kemakmuran bagi semua. Kemeriahan ini sekali lagi membuktikan bahwa Manado adalah kota yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman budaya.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS! Polres Tomohon Serahkan Tiga Tersangka Kasus Penambangan Emas Tanpa Izin ke Kejaksaan
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong UMKM Manado Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital
Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulawesi Utara, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Sianida dan Barang Ilegal, Kodaeral VIII Selamatkan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah
Otban VIII Manado Pastikan Pemulangan 359 Jemaah Haji Kloter 5 Berjalan Lancar
AHRT Dominasi Podium ARRC Motegi 2026 dengan Performa Tangguh CBR Series
Stok Pertalite Aman, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi ke SPBU Lancar
Sukses Pemulangan Jemaah Haji 2026, Kakanwil Kemenag Sulut Puji Sinergi Pemerintah dan Pihak Terkait
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:56 WITA

BREAKING NEWS! Polres Tomohon Serahkan Tiga Tersangka Kasus Penambangan Emas Tanpa Izin ke Kejaksaan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:36 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong UMKM Manado Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital

Senin, 15 Juni 2026 - 11:57 WITA

Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulawesi Utara, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:39 WITA

Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Sianida dan Barang Ilegal, Kodaeral VIII Selamatkan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:00 WITA

Otban VIII Manado Pastikan Pemulangan 359 Jemaah Haji Kloter 5 Berjalan Lancar

Berita Terbaru