ULN Indonesia Oktober 2025 Menurun Jadi 423,9 Miliar Dolar AS, Struktur Tetap Sehat

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2025 tercatat menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia mencapai 423,9 miliar dolar AS, turun dari posisi September 2025 sebesar 425,6 miliar dolar AS.

Secara tahunan, ULN Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan terbatas sebesar 0,3 persen (year on year/yoy), yang terutama dipengaruhi oleh peningkatan ULN sektor publik. Kondisi ini mencerminkan pengelolaan utang yang tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

ULN pemerintah pada Oktober 2025 tercatat sebesar 210,5 miliar dolar AS atau tumbuh 4,7 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional, seiring terjaganya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia. Pemerintah menegaskan bahwa ULN digunakan sebagai instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel.

Berdasarkan sektor ekonomi, pemanfaatan ULN pemerintah antara lain mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 22,2 persen, Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 19,6 persen, Jasa Pendidikan 16,4 persen, Konstruksi 11,7 persen, serta Transportasi dan Pergudangan 8,6 persen. ULN pemerintah didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen dari total ULN pemerintah.

Sementara itu, ULN swasta mengalami penurunan. Pada Oktober 2025, posisi ULN swasta tercatat sebesar 190,7 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan September 2025 yang sebesar 192,5 miliar dolar AS. Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi sebesar 1,9 persen (yoy), terutama disebabkan oleh penurunan ULN lembaga keuangan dan perusahaan nonlembaga keuangan.

Dari sisi sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Industri Pengolahan, Jasa Keuangan dan Asuransi, Pengadaan Listrik dan Gas, serta Pertambangan dan Penggalian, dengan total pangsa mencapai 80,9 persen dari keseluruhan ULN swasta.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Hadirkan Santa Claus di SPBU Pertamina Manado, Pelanggan Rasakan Natal yang Berbeda

Bank Indonesia menegaskan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat. Hal ini tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang terjaga di level 29,3 persen serta dominasi utang jangka panjang sebesar 86,2 persen dari total ULN. Ke depan, BI dan Pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN agar tetap mendukung pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan tetap meminimalkan risiko terhadap stabilitas perekonomian.

Data lengkap dan metadata ULN Indonesia dapat diakses melalui publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Desember 2025 di situs resmi Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Gorontalo
BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026
Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia
Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar
Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh
Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung
Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut
Wakil Wali Kota Manado Dorong Ketahanan Pangan Melalui Kelompok Tani
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:42 WITA

​All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Gorontalo

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:51 WITA

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:40 WITA

Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:10 WITA

Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:40 WITA

Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung

Berita Terbaru

Penampilan All New Honda Vario 125 yang dipamerkan oleh PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Sabtu (14/3/2026). Foto : PT. AHM

BISNIS

​All New Honda Vario 125 Resmi Meluncur di Gorontalo

Senin, 16 Mar 2026 - 23:42 WITA