Jaguarinfo.id, Manado – PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) Cabang Bandara Internasional Sam Ratulangi resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada Senin, 5 Januari 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya masa tugas posko yang telah beroperasi selama 21 hari untuk melayani kelancaran arus mudik dan balik.
Acara penutupan ditandai dengan pelaksanaan apel di area lobi keberangkatan yang dipimpin langsung oleh General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko. Apel ini diikuti oleh 72 personel internal bandara serta 35 personel eksternal yang berasal dari berbagai instansi, di antaranya TNI Angkatan Udara Lanud Sam Ratulangi, TNI Angkatan Laut, Polsek Bandara, Brimob Polda Sulawesi Utara, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Manado, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio, serta Basarnas.
Kinerja Positif dan Pertumbuhan Signifikan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama periode Posko Nataru yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Bandara Internasional Sam Ratulangi mencatatkan performa yang sangat positif. Pertumbuhan terlihat di semua lini operasional jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Tercatat, pergerakan pesawat udara tumbuh sebesar 14,2 persen dengan total 1.294 penerbangan. Untuk jumlah penumpang, bandara melayani total 130.446 orang atau naik sebesar 12 persen. Sementara itu, volume kargo juga mengalami kenaikan sebesar 11,7 persen dengan total muatan mencapai 1.234 ton.
Puncak arus kedatangan penumpang terjadi pada 22 Desember 2025 dengan total 7.013 penumpang, meningkat 18,9 persen. Sedangkan puncak arus balik tercatat pada 3 Januari 2026 dengan jumlah 7.001 penumpang, atau naik 13,33 persen dibandingkan tahun lalu.
Optimisme Tahun 2026 dan Rute Internasional Baru
Dalam sambutannya, General Manager Radityo Ari Purwoko menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel yang telah berkolaborasi menjaga kelancaran, keamanan, dan keselamatan operasional bandara. Ia pun menyatakan optimisme tinggi menghadapi tahun 2026.
Pihak manajemen memprediksi tren kenaikan jumlah pesawat dan penumpang akan terus berlanjut, didukung oleh upaya maskapai yang mulai memperbaiki armada mereka. Selain itu, Bandara Sam Ratulangi juga aktif berkolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan daya tarik wisata di Sulawesi Utara.
Salah satu rencana strategis yang sedang digarap adalah penambahan rute internasional baru. Saat ini, pihak bandara bersama maskapai dan agen perjalanan tengah menjajaki pembukaan rute Taipei ke Manado guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke daerah ini.
Dengan berakhirnya masa Posko Nataru, operasional di Bandara Internasional Sam Ratulangi kini kembali berjalan normal. Manajemen berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas instansi demi memastikan kenyamanan dan keselamatan maksimal bagi seluruh pengguna jasa bandara.



















