Jaguarinfo.id, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”, BEI: BDMN) secara resmi mengumumkan rencana perubahan besar dalam susunan pengurus perseroan. Langkah strategis ini akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026.
Dalam keterangan resminya, Danamon mengonfirmasi bahwa tiga petinggi utama akan mengakhiri masa tugasnya efektif pada penutupan RUPST mendatang. Mereka adalah:
Daisuke Ejima (Direktur Utama Danamon)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Honggo Widjojo Kangmasto (Wakil Direktur Utama Danamon)
Nobuya Kawasaki (Komisaris Danamon)
Menariknya, Nobuya Kawasaki, yang saat ini menjabat sebagai Komisaris, akan dinominasikan sebagai Direktur Utama Danamon yang baru untuk menggantikan Daisuke Ejima.
Profil Nobuya Kawasaki: Pakar M&A dan Investasi MUFG
Nobuya Kawasaki bukanlah orang baru di ekosistem finansial global. Memiliki rekam jejak lebih dari 20 tahun di MUFG Bank, ia dikenal memiliki keahlian mendalam di bidang Mergers & Acquisitions (M&A) serta investasi perbankan.
Saat ini, Kawasaki memegang beberapa posisi strategis, di antaranya:
Chief Executive for Asia Pacific di MUFG Bank, Ltd (sejak April 2025).
Direktur Ascend Money dan Globe Fintech Innovations, Inc.
Direktur Silvrr Technology Co., Ltd.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Executive Officer dan Deputy Group Head of Global Commercial Banking Business Group di MUFG Bank. Perannya sangat krusial dalam pengembangan serta pelaksanaan inisiatif inorganik strategis grup di wilayah Asia dan Oseania.
Latar Belakang Pendidikan dan Karir
Pria lulusan Universitas Keio (Sarjana dan Magister Teknik Mesin) ini memulai karirnya di The Bank of Tokyo Mitsubishi Ltd pada tahun 1997. Sepanjang karirnya, ia terlibat aktif dalam bisnis sekuritisasi dan merupakan salah satu pendiri Divisi Manajemen Portofolio Kredit di Bank of Tokyo Mitsubishi.
Pengalaman internasionalnya yang luas, mulai dari Jepang hingga Singapura, diharapkan mampu membawa angin segar bagi pertumbuhan Danamon di pasar Indonesia, terutama dalam memperkuat sinergi dengan jaringan global MUFG.
















