Jaguarinfo.id, Manado – Ketua Panitia Paskah Nasional 2026, Recky Langie, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Bank Indonesia (BI).
Dukungan nyata BI sangat membantu kesuksesan perayaan keagamaan besar di Kota Manado tersebut. Recky menilai keterlibatan BI tidak hanya memperkhidmat suasana, tetapi juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat luas. Recky menyampaikan apresiasi tersebut melalui sambungan telepon bersama media pada Rabu (14/4/2026).
Ia menyoroti kehadiran stan UMKM binaan Bank Indonesia yang memenuhi lokasi kegiatan utama. Kehadiran berbagai produk lokal tersebut berhasil menarik perhatian puluhan ribu tamu undangan yang hadir selama acara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Tentu saya memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia atas kontribusi luar biasa mereka. Kita melihat banyak tamu undangan yang antusias mampir ke stan BI. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara kegiatan religi dan penguatan ekonomi bisa berjalan beriringan dengan sangat baik,” ujar Recky Langie.
Ia menambahkan bahwa perayaan Paskah di Manado tahun ini menjadi lebih hidup berkat kreativitas para pelaku usaha. Recky melihat antusiasme warga merupakan sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pemberdayaan UMKM dan Penggerak Ekonomi Daerah
Bank Indonesia Sulawesi Utara mengambil peran krusial sebagai motor penggerak aktivitas ekonomi selama acara berlangsung.
Sebanyak 15 UMKM binaan tampil memamerkan berbagai produk kuliner dan kerajinan kreatif.
Kehadiran mereka menjadi magnet tersendiri bagi lebih dari 60.000 warga yang memadati lokasi sejak 8 April 2026.
Kepala BI Sulut, Joko Supratikto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur ekonomi lokal. Ia memastikan keterlibatan instansinya melampaui batas seremonial semata.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk lebih dikenal masyarakat sekaligus mendorong konsumsi lokal. Selain itu, momentum Paskah Nasional 2026 menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan semangat berbagi,” ungkap Joko Supratikto.
Meskipun puncak acara telah usai, dampak positif dari transaksi di stan UMKM tersebut terus dirasakan oleh para pengusaha lokal.
Kolaborasi ini pun menjadi bukti nyata bahwa kegiatan berskala besar mampu meninggalkan jejak kemajuan ekonomi yang konkret bagi masyarakat Sulawesi Utara.
















