Basarnas Sulut Lanjutkan Pencarian Warga Hilang di Perkebunan Irang Kayawu, Masuki Hari Kedua

- Aldy Pascoal

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Tomohon – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Utara kembali melanjutkan operasi pencarian seorang warga Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, yang dilaporkan hilang sejak Selasa malam, 30 Desember 2025. Operasi pencarian kini memasuki hari kedua (H+2).

Korban diketahui bernama Yes Lefrand Mamanua (60), warga Lingkungan III Kelurahan Kayawu. Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 22.00 WITA menuju Perkebunan Kayawu atau dikenal sebagai Kebun Irang, dengan tujuan menembak tikus.

Saat terakhir terlihat, korban mengenakan sepatu lars warna kuning, topi cokelat, serta membawa tas gendong warna abu-abu dan sebuah senapan. Hingga kini, korban belum kembali ke rumah dan keberadaannya belum diketahui.

Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa korban sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada pada November 2025 lalu, sehingga menimbulkan kekhawatiran tersendiri terkait kondisi kesehatannya.

Korban diketahui memiliki seorang anak laki-laki bernama Gilbert Mamanua (23) yang telah bekerja. Istri korban telah meninggal dunia, dan selama ini korban tinggal bersama keluarga Syane Surentu–Mamanua, yang merupakan adik kandung korban.

Sebelum Basarnas turun tangan, upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pemerintah Kelurahan Kayawu bersama Bhabinkamtibmas setempat di sekitar area perkebunan. Keluarga korban juga telah diarahkan untuk membuat laporan resmi orang hilang di Polres Tomohon.

Setelah menerima laporan, Basarnas Sulawesi Utara segera mengerahkan satu tim rescue lengkap dengan peralatan SAR, termasuk drone thermal, guna membantu pencarian di area perkebunan dan hutan yang cukup luas serta minim pencahayaan.

Baca Juga :  Wapres Gibran dan Kabasarnas Tinjau Lokasi Longsor Bandung Barat, 80 Warga Masih Hilang

Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Sulut, Polres Tomohon, Polsek Tomohon Utara, Koramil Tomohon Utara, PMI Tomohon, RAPI, KPA Green Ranger, GM FKPPI Kelurahan Kayawu, pemerintah kelurahan, pihak keluarga, masyarakat setempat, serta unsur potensi SAR lainnya.

Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di jalur yang biasa dilalui korban, area perkebunan, serta sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Seluruh pihak berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Urban Digifest 2026 Bawa Berkah, Tenun Kawanua Raih Pasar Baru
Jeo Palar Bangkitkan Industri Kopi Manado Melalui Urban Digifest 2026
Honda Community Convoy Merdeka: Cara Komunitas Honda Sulut Rayakan Kemerdekaan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:37 WITA

Urban Digifest 2026 Bawa Berkah, Tenun Kawanua Raih Pasar Baru

Berita Terbaru