KPK Awasi Penyaluran Bantuan Bencana di Sumatera agar Tak Disalahgunakan

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Yogyakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memantau penyaluran bantuan untuk korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Langkah ini dilakukan guna mencegah praktik penyimpangan dalam distribusi donasi maupun bantuan dari berbagai pihak.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan pihaknya akan mengerahkan kedeputian terkait untuk mengawal proses penyaluran bantuan agar berjalan transparan.

“Kami akan menugaskan kedeputian yang relevan untuk melihat apakah ada potensi korupsi, atau langkah pencegahan. Tujuannya supaya penyimpangan penyaluran bantuan tidak kembali berulang, termasuk donasi dari masyarakat,” ujar Setyo di Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Menurut dia, tingginya jumlah pihak yang menyalurkan bantuan membuat proses pengawasan menjadi sangat krusial. Ada donatur yang menyalurkan secara langsung, tetapi tak sedikit yang menggunakan lembaga atau organisasi kemanusiaan.

“Permasalahannya karena pintunya banyak. Semua pihak bisa memberikan donasi. Ada yang langsung, ada juga melalui lembaga tertentu,” ucap Setyo.

Saat ini, kata Setyo, pemerintah masih berfokus pada langkah darurat penanganan bencana, termasuk pemulihan para korban.

“Prioritas pemerintah saat ini adalah bagaimana mengembalikan kondisi korban. Itu yang paling utama,” kata dia.

Baca Juga :  Basarnas Sulawesi Utara Gelar Pelatihan Pemasyarakatan SAR, Libatkan 80 Peserta dari Berbagai Unsur Potensi

Soal Dugaan Pembalakan Liar

Menanggapi isu dugaan pembalakan liar yang disebut berkaitan dengan bencana di Sumatera, Setyo menyerahkannya kepada penegak hukum yang berwenang. Namun ia menegaskan bahwa KPK memiliki kajian khusus mengenai potensi korupsi lingkungan.

“Ada kajian soal korupsi lingkungan di KPK, ada di bagian pencegahan dan monitoring,” ujarnya.

KPK menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan bersih dari praktik koruptif.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Ricuh, Polda Sulut Pastikan Tindakan Sesuai SOP
Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR
Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026
Satgas PASTI Tindak 36 Usaha Gadai Ilegal di Sulawesi Utara dan Gorontalo
Apresiasi Dukungan Gubernur Yulius Selvanus, KTNA Sulut Siap Sukseskan Penas ke-17 di Gorontalo
Di Bawah Komando Deasy Sjuul Lumbaa, KTNA Sulut Siap Kirim 1.764 Peserta ke PENAS Petani Nelayan di Gorontalo
Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Pendaki yang Terjebak Cuaca Ekstrem di Gunung Klabat
Dilantik Jusuf Kalla, Recky Langie Optimis Pengurus PMI Sulut Perkuat Misi Kemanusiaan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:29 WITA

Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Ricuh, Polda Sulut Pastikan Tindakan Sesuai SOP

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:13 WITA

Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:52 WITA

Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:33 WITA

Apresiasi Dukungan Gubernur Yulius Selvanus, KTNA Sulut Siap Sukseskan Penas ke-17 di Gorontalo

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:20 WITA

Di Bawah Komando Deasy Sjuul Lumbaa, KTNA Sulut Siap Kirim 1.764 Peserta ke PENAS Petani Nelayan di Gorontalo

Berita Terbaru

​Jufri Mantak didampingi istri saat memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Wineru, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, pada 17/06/26.

DAERAH

Jufri Mantak Menangkan Pilhut Desa Wineru 2026

Jumat, 19 Jun 2026 - 18:52 WITA