Jaguarinfo.id, Minahasa – Polres Minahasa menggelar Operasi Patuh Klabat 2026 untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan ini diawali dengan apel gelar pasukan di Mapolres Minahasa, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Senin (26/10/2026).
Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apel dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dan dipimpin Kapolres Minahasa AKBP Steven Simbar, SIK. Meski matahari cukup terik, seluruh personel tetap mengikuti kegiatan dengan semangat.
Sejumlah unsur pemerintah daerah dan instansi terkait turut hadir. Mereka antara lain Asisten I Pemkab Minahasa Riviva Maringka, Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, Kajari Minahasa Rama Eka Dharma, Kodim Minahasa, Damkar Minahasa, BPBD Minahasa, Satpol PP Minahasa, serta unsur masyarakat dan jajaran Polres Minahasa.
Dalam apel tersebut, AKBP Steven Simbar membacakan amanat Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudho Hermanto.
Ia menjelaskan bahwa apel gelar pasukan bertujuan memeriksa kesiapan personel, sarana prasarana, dan perlengkapan pendukung operasi.
Pengecekan tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan optimal dan tepat sasaran.
Simbar juga mengingatkan bahwa pelanggaran lalu lintas masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum yang profesional serta berkeadilan,” jelas Simbar.
Operasi Berlangsung Selama 14 Hari
Operasi Patuh Klabat 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selama periode tersebut, petugas akan mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.
Selain penindakan elektronik, petugas juga akan memberikan teguran simpatik kepada pengguna jalan yang melanggar aturan.
Polda Sulawesi Utara mengerahkan 633 personel dalam operasi ini. Pelaksanaannya mengedepankan pendekatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 50 persen, dan represif 30 persen.
Sementara itu, pola penindakan terdiri atas 60 persen melalui ETLE statis, 5 persen melalui ETLE mobile, dan 35 persen melalui teguran.
Utamakan Pendekatan Humanis
Seluruh personel kepolisian diminta mengedepankan sikap humanis, profesional, dan berintegritas selama operasi berlangsung.
Mereka juga harus menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan, serta menghindari tindakan yang dapat merusak citra Polri.
Melalui Operasi Patuh Klabat 2026, Polres Minahasa mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas.
Pengguna jalan juga diminta menggunakan perlengkapan keselamatan dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kesadaran dan kepatuhan setiap pengguna jalan diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan serta menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman di wilayah Kabupaten Minahasa,” jelasnya.
















