Perkuat Perlindungan Konsumen, OJK Gencarkan Kolaborasi Lawan Penipuan Digital

- Aldy Pascoal

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK berkolaborasi dengan UNODC memperkuat perlindungan konsumen dari ancaman penipuan digital lintas negara melalui penguatan IASC dan edukasi masyarakat.

OJK berkolaborasi dengan UNODC memperkuat perlindungan konsumen dari ancaman penipuan digital lintas negara melalui penguatan IASC dan edukasi masyarakat.

Jaguarinfo.id, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin serius memperkuat perlindungan konsumen dari ancaman penipuan digital yang kian marak. Untuk mengatasi tantangan tersebut, OJK menggelar seminar bertajuk “Strengthening Defenses Against Scams” di Jakarta, 06/07/26.

​Kegiatan ini menjadi langkah strategis OJK dalam melawan modus penipuan daring yang sering kali melintasi batas negara. Melalui kerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), OJK ingin membangun pertahanan yang lebih tangguh.

​Sinergi Publik dan Swasta Tangani Penipuan Digital

​Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa kepercayaan adalah fondasi utama sistem keuangan.

Menurutnya, serangan penipuan digital tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

​”Penipuan dapat melintasi batas negara dalam hitungan detik, memanfaatkan teknologi dalam skala besar, dan merusak sesuatu yang jauh lebih berharga daripada uang, yaitu kepercayaan,” ujar Friderica.

​Hingga Juni 2026, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat lebih dari 608 ribu kasus penipuan. OJK berhasil memblokir 557 ribu rekening dan mengamankan dana sebesar Rp674 miliar. Selain itu, hampir Rp200 miliar dana korban telah dikembalikan.

​Mengatasi Modus Penipuan Daring Lintas Batas

​Senada dengan Friderica, UN Resident Coordinator in Indonesia, Gita Sabharwal, memberikan apresiasi atas kepemimpinan OJK dalam IASC.

Baca Juga :  OJK Beberkan Kondisi Industri Jasa Keuangan di Sulawesi Utara dan Gorontalo

Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap sistem keuangan sangat krusial demi menjaga inklusi keuangan.

​Sementara itu, Resident Advisor United States Bureau of International Narcotics and Law Enforcement Affairs, Justin Brown, menyoroti pentingnya kolaborasi.

“Penipuan daring bukan lagi sekadar persoalan penegakan hukum. Penipuan juga merupakan tantangan bagi sektor keuangan, regulator, dan perlindungan konsumen yang memerlukan respons kuat melalui kolaborasi sektor publik dan swasta,” tegas Justin.

​OJK terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Segera cek legalitas produk keuangan melalui kontak 157, jaga kerahasiaan data pribadi, serta laporkan indikasi penipuan melalui laman iasc.ojk.go.id.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru