Jaguarinfo.id, Minahasa Utara – Panen jagung di musim kemarau membawa kabar baik bagi sektor pertanian Sulawesi Utara.
Panen raya tersebut berlangsung pada 28 Oktober 2026 di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.
Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Sehati yang bersama-sama mengembangkan budidaya jagung tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolda Sulut Irjen Pol Yudho Hermanto memberikan apresiasi kepada Voultair Loma atas pengembangan benih jagung yang mampu menghasilkan panen di tengah musim kemarau.
“Keunggulan utama dari varietas jagung ini adalah kemampuannya untuk tetap dapat dipanen di musim kemarau. Di tengah kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang membuat banyak tanaman sulit tumbuh, varietas ini justru berhasil dipanen di lahan seluas 15 hektare di wilayah Sulawesi Utara,” ujarnya.
Ia juga menilai Voultair Loma layak mendapat perhatian atas keberhasilannya mengembangkan benih tersebut.
“Sebenarnya man of the match hari ini adalah Bapak Voultair Loma karena yang buat bibit ini,” kata Yudho Hermanto.
Kelompok Tani Sehati Apresiasi Dukungan Girian Jaya
Ketua Kelompok Tani Sehati, James Rambi, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Voultair Loma. Menurutnya, dukungan tersebut membantu petani memperoleh hasil panen yang baik.
“Sinergi bantuan pompa air dan pendampingan penyuluh berpadu sempurna dengan keunggulan benih Girian Jaya Seed milik Bapak Volter. Kemitraan poktan dengan Toko Girian Jaya Bitung ini memastikan kami mendapatkan input pertanian yang berkualitas,” ungkap James.
Ia menjelaskan, kelompok tani menerapkan pola pemupukan sesuai anjuran penyuluh pertanian lapangan (PPL). Petani juga mengikuti standar operasional prosedur (SOP) penggunaan benih.
“Dalam proses budidaya, kami menerapkan pola pemupukan sesuai anjuran PPL dan SOP penggunaan bibit ini, yaitu dua kali dengan total penggunaan pupuk Urea sebanyak 150 kilogram dan NPK sebanyak 150 kilogram per hektare. Kombinasi teknis ini memberikan hasil yang luar biasa,” jelasnya.
Voultair Loma Berharap Bisa Membantu Petani
Sementara itu, owner Girian Jaya, Voultair Loma, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen bersama Kelompok Tani Sehati. Ia juga mengapresiasi semangat para petani yang terus berusaha hingga mencapai hasil tersebut.
“Kami bersyukur hari ini bisa panen bersama. Saya berterima kasih kepada kelompok tani yang tidak berputus asa. Berkat kerja sama dan semangat mereka, hari ini kami berhasil,” ujar Voultair kepada media.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membantu lebih banyak petani. Girian Jaya juga berkomitmen mendukung petani melalui edukasi mengenai teknik penanaman dan penerapan SOP budidaya.
“Ke depannya, kami berharap bisa membantu masyarakat dengan memberikan pemahaman tentang cara tanam dan SOP yang benar. Kami ingin terus mendukung petani serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan,” tambahnya.
Panen jagung varietas Yellow Corn ini menjadi momentum bagi petani dan pelaku usaha pertanian untuk memperkuat kerja sama.
Selain itu, keberhasilan panen di tengah musim kemarau diharapkan dapat mendorong pengembangan budidaya jagung dan mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Utara.

















