Sidang Gugatan Dana GMIM Rp5,2 Miliar: Pdt. Ricky Tafuama Ungkap Pengakuan Tergugat Terkait Asal Usul Dana

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Sidang kasus dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait dana sebesar Rp5,2 miliar di lingkup Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) kembali bergulir. Sidang keempat yang beragendakan penetapan mediasi ini digelar di Ruang Wirjono Prodjodikoro, Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (15/1/2026).

​Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Ronald Massang, SH, MH, dan dihadiri oleh pihak penggugat, Pdt. Ricky Tafuama dan para kuasa hukumnya, serta para perwakilan tergugat, termasuk kuasa hukum mantan Ketua Sinode GMIM, Pdt. Hein Arina, dan perwakilan Kejaksaan sebagai turut tergugat.

​Dalam persidangan tersebut, Pdt. Ricky Pitoy Tafuama membeberkan fakta baru yang cukup mengejutkan di hadapan Majelis Hakim. Ia mengungkapkan bahwa telah ada pengakuan dari pihak yayasan terkait aliran dana yang menjadi objek gugatan tersebut.

​”Kami memberikan informasi kepada Majelis Hakim bahwa pada tanggal 16-18 Desember 2025 lalu, telah dilaksanakan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST). Dalam sidang itu, Tergugat 4 dan 5, yakni Ketua Yayasan Wenas dan Yayasan Medika GMIM, telah mengaku bahwa benar dana sebesar Rp5,2 miliar itu diambil dari harta kekayaan yayasan,” ujar Pdt. Ricky.

​Menanggapi informasi tersebut, Ketua Majelis Hakim Ronald Massang mencatat hal itu sebagai bagian dari perkembangan perkara.

“Baik, terima kasih atas informasinya,” respons Hakim Ketua di persidangan.

​Pdt. Ricky menegaskan bahwa fakta pengakuan tersebut seharusnya mempermudah penyelesaian sengketa ini, terutama dalam proses mediasi mendatang. Ia berharap para tergugat memiliki itikad baik untuk memulihkan kerugian organisasi.

​”Dengan adanya fakta ini, kami mengharapkan dalam sidang mediasi nanti, para tergugat bersedia mengganti kerugian GMIM tersebut. Kembalikan uang gereja yang anda pakai bukan untuk kepentingan gereja. Dana gereja harus kembali kepada gereja,” tegasnya dengan lugas.

Baca Juga :  Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Strategis Wartawan dalam Demokrasi

​Setelah mendengarkan penyampaian dari kedua belah pihak, Majelis Hakim memutuskan bahwa tahapan krusial berikutnya adalah mediasi. Agenda sidang mediasi dijadwalkan akan berlangsung pada 22 Januari 2026 mendatang di PN Manado.

​Tahap mediasi ini akan menjadi ruang bagi penggugat dan tergugat untuk mencari titik temu atau kesepakatan damai sebelum perkara dilanjutkan ke pemeriksaan pokok perkara lebih dalam.

Kasus ini terus menyita perhatian warga gereja dan publik di Sulawesi Utara. Integritas pengelolaan dana umat menjadi inti dari perjuangan hukum ini, di mana transparansi dan akuntabilitas diharapkan tetap menjadi panglima dalam penyelesaian sengketa di tubuh organisasi gereja terbesar di Sulut tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Dukungan Gubernur Yulius Selvanus, KTNA Sulut Siap Sukseskan Penas ke-17 di Gorontalo
Di Bawah Komando Deasy Sjuul Lumbaa, KTNA Sulut Siap Kirim 1.764 Peserta ke PENAS Petani Nelayan di Gorontalo
Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Pendaki yang Terjebak Cuaca Ekstrem di Gunung Klabat
Dilantik Jusuf Kalla, Recky Langie Optimis Pengurus PMI Sulut Perkuat Misi Kemanusiaan
BREAKING NEWS! Polres Tomohon Serahkan Tiga Tersangka Kasus Penambangan Emas Tanpa Izin ke Kejaksaan
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong UMKM Manado Naik Kelas Lewat Pelatihan Digital
Jusuf Kalla Lantik Pengurus PMI Sulawesi Utara, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Gerak Cepat Kemanusiaan
Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Sianida dan Barang Ilegal, Kodaeral VIII Selamatkan Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah
Berita ini 334 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:33 WITA

Apresiasi Dukungan Gubernur Yulius Selvanus, KTNA Sulut Siap Sukseskan Penas ke-17 di Gorontalo

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:20 WITA

Di Bawah Komando Deasy Sjuul Lumbaa, KTNA Sulut Siap Kirim 1.764 Peserta ke PENAS Petani Nelayan di Gorontalo

Senin, 15 Juni 2026 - 16:01 WITA

Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Pendaki yang Terjebak Cuaca Ekstrem di Gunung Klabat

Senin, 15 Juni 2026 - 15:39 WITA

Dilantik Jusuf Kalla, Recky Langie Optimis Pengurus PMI Sulut Perkuat Misi Kemanusiaan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:56 WITA

BREAKING NEWS! Polres Tomohon Serahkan Tiga Tersangka Kasus Penambangan Emas Tanpa Izin ke Kejaksaan

Berita Terbaru